Warga Bojongkuring Kabupaten Sukabumi Galang Dana Dengan Jual Kopi Susu

[object Object]
Minggu 13 Agu 2017, 10:41 WIB
Warga Bojongkuring Kabupaten Sukabumi Galang Dana Dengan Jual Kopi Susu

SUKABUMIUPDATE.com - Banyak cara dilakukan warga untuk memeriahkan peringatan HUT RI ke-72 Tahun 2017 di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Seperti halnya warga Kampung Bojongkuring RW 026, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, menggalang dana dengan menjual kopi susu di depan pertokoan Labora.

BACA JUGA: Komunitas Seni dan Budaya Sukabumi, Galang Dana Bencana Kebakaran Baduy Luar

Pantauan sukabumiupdate.com, warga menawarkan kopi susu siap minum dalam kemasan kantong plastik seharga Rp2 ribu kepada para pengemudi dan pejalan kaki yang tengah melintas di sekitar lokasi.

Menurut Ketua RW 026, Arti Ardi, nantinya uang yang terkumpul dari hasil penjualan tersebut akan dipergunakan untuk membiayai berbagai kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT RI yang selalu diperingati setiap tahunnya pada tanggal 17 Agustus.

"Jadi, alasan kami menjual kopi susu ini buat kegiatan memperingati HUT RI ke-72 di kampung kami. Daripada kami dan para pemuda kampung minta-minta kepada orang tanpa menjual produk, kan gak enak," tuturnya kepada sukabumiupdate.com, Minggu (13/8/2017).

Arti berharap, inisiatif warga berjualan kopi susu tersebut, mudah-mudahan para pembelinya tidak merasa keberatan. "Jadi si pembeli, selain menyumbang sekaligus juga dapat kopi susu," imbuhnya.

BACA JUGA: Mahasiswa Asal Banten di Sukabumi Galang Dana untuk Korban Banjir Lebak

Berbicara soal keuntungan, kata Arti, relatif. "Yang jelas, kami para pemuda Bojongkuring RW 026, yakin dan dengan semangat yang tinggi bisa turut mensukseskan perayaan HUT RI yang ke-72 ini. Mudah-mudahan bagi kami, ini menjadi awal guna membentuk rasa nasionalisme terhadap bangsa dan negara Indonesia tercinta ini," bebernya.

Kendati demikian, Arti mengaku ada beberapa kendala dihadapinya menyangkut penggalangan dana dengan cara tersebut.

"Kendala yang dihadapi adalah banyak anggapan bahwa kami berdagang ini hanya untuk kepentingan kami pribadi. Padahal, semua keuntungan ini kami alokasikan untuk memeriahkan peringatan HUT RI. Tapi tidak apa-apa, kan itu hanya asumsi orang saja. Yang jelas, kita mah lurus-lurus saja," tandasnya.

BACA JUGA: Ormas Islam Sukabumi Galang Dana Peduli Tragedi Allepo

Sementara, Irwan Hasanudin (35 tahun) sopir angkutan umum (Angkum) jurusan Cibadak-Cicurug mengapresiasi yang dilakukan para pemuda Kampung Bojongkuring tersebut.

"Ya, anak-anak yang kreatif beginilah, yang bagus. Cara mencari dana buat Agustusan dengan menjual minuman seperti kopi susu. Sebab, banyak sekarang anak-anak pemuda yang berjualan bendera dengan memaksa harus dibeli. Kami pun sebagai orang jalanan merasa apa ya? Kalau yang jualannya secara memaksa begitu," singkat Irwan dalam kesempatan sama.

Berita Terkini