Sopir Angkot Pangleseran-Bojonglopang Kabupaten Sukabumi Keluhkan Jalan Rusak

[object Object]
Sabtu 24 Feb 2018, 16:47 WIB
Sopir Angkot Pangleseran-Bojonglopang Kabupaten Sukabumi Keluhkan Jalan Rusak

SUKABUMIUPDATE.com - Sopir Angkutan Kota (angkot) jurusan Pangleseran-Bojonglopang, Kabupaten Sukabumi, keluhkan kondisi jalan rusak di sepanjang jalur Jampang Tengah. Akibatnya sopir sering mengeluarkan tambahan biaya operasional karena harus sering mengganti onderdil.

"Narik angkot sekarang mah, lebih besar pasak dari pada tiang. Akses jalan yang menghubungkan Kecamatan Jampang Tengah menuju Sukabumi, semakin hari semakin parah," ujar Dadam (40) seorang sopir angkot asal Kampung/Desa Cijulang, Kecamatan Jampang Tengah, kepada sukabumiupdate.com, Senin (19/6).

BACA JUGA: Jalan Jembatan Rusak, Angkot 09 Cibadak-Benda Kabupaten Sukabumi Kembali Mogok Jalan

Ia mengatakan, sepanjang lintasan jalan Pangleseran-Bojonglopang sudah seperti sungai yang kering. Kendaraan yang melintasi jalan itu, kata dia, akan cepat rusak.

Kondiai jalan itu, lanjut Dadam, sangat ia keluhkan. Biasanya bisa melintasi trayek itu sebanyak empat kali, kini hanya dua kali.

"Semua sopir mengeluhkan kondisi jalan itu.  Sebab angkot jurusan Pangleseran-Bojonglopang dalam operasinya harus ngantri dengan sopir yang lain karena penumpang yang terbatas. Rata-rata pendapatan dalam sehari maksimal 150 ribu Rupiah. Kalau lagi sepi penumpang, cuma dapat 50 ribu Rupiah. Itu belum termasuk bensin dan makan.

BACA JUGA: Sopir Angkot: Kapan Jalan ke Terminal Sukaraja Kabupaten Sukabumi Diperbaiki

Namun karena jalan rusak, penghasilannya hanya cukup untuk ganti spare part mobil saja. "Seperti terot biasanya setahun satu kali ganti sekarang dalam satu tahun bisa tiga kali ganti. Begitu juga yang lain seperti ban, yang baru pun paling kuat tiga bulan harus diganti bukan karena gundul tapi akibat kena batu yang tajam disepanjang jalan".

Dadam, berharap jalan tersebut secepatnya diperbaiki, agar  aktivitas  mencari rezeki bisa lancar dan mobilnya tidak sering ke bengkel.

Berita Terkini