BAPPEDA Buka Data Sukabumi Jadi Kota dengan Laju Inflasi Terendah

Minggu 18 September 2022, 18:29 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Jawa Barat mengalami deflasi 0,06 persen, selama periode Agustus 2022. Ini tak lepas dari penurunan indeks harga konsumen (IHK) 112,97 pada Juli 2022, menjadi 112,90 pada Agustus 2022. IHK tersebut merupakan gabungan tujuh kota di Jawa Barat yakni Kota Bogor, Kota Sukabumi, Kota Bandung, Kota Cirebon, Kota Bekasi, Kota Depok, dan Kota Tasikmalaya.

Berdasarkan data yang dihimpun sukabumiupdate.com, dari tujuh kota pantauan IHK di Jawa Barat Agustus 2022 yang mengalami deflasi yaitu Kota Bogor sebesar 0,45 persen; Kota Sukabumi sebesar 0,04 persen; Kota Bandung sebesar 0,24 persen; Kota Cirebon sebesar 0,03 persen; Kota Depok sebesar 0,01 persen; dan Kota Tasikmalaya sebesar 0,22 persen. Sementara yang mengalami inflasi yaitu Kota Bekasi sebesar 0,12 persen.

Dengan demikian, laju inflasi Jawa Barat untuk tahun kalender “year to date” periode Januari 2022-Agustus 2022 sebesar 4,01 persen. Sedangkan laju inflasi Jawa Barat dari tahun ke tahun “year on year” (Agustus 2022 terhadap Agustus 2021) tercatat sebesar 4,73 persen.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Sukabumi Reni Rosyida Muthmainnah mengatakan berdasarkan laju inflasi dari tahun ke tahun “year on year” (Agustus 2022 terhadap Agustus 2021), Kota Sukabumi menjadi kota dengan laju inflasi terendah dari tujuh kota pantauan IHK yakni 4,21 persen.

Posisi kedua ditempati Kota Cirebon dengan 4,37 persen; Kota Bekasi 4,43 persen; Kota Bogor 4,60 persen; Kota Bandung 4,63 persen; Kota Depok 5,30 persen; dan Kota Tasikmalaya 5,39 persen. "Alhamdulillah Kota Sukabumi inflasi terendah. Kinerja bagus untuk kota kita," kata Reni, Minggu (18/9/2022).

photoKepala BAPPEDA Kota Sukabumi Reni Rosyida Muthmainnah - (Istimewa)

Baca Juga :

Data tersebut menjadi jawaban atas atensi pemerintah pusat terhadap pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi supaya tidak terjadi inflasi. Pemerintah pusat meminta pemerintah daerah menyiapkan 2 persen Dana Transfer Umum (DTU) untuk perlindungan sosial di tengah naiknya harga BBM bersubsidi. Ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 134/PMK.07/2022 tentang Belanja Wajib dalam Rangka Penanganan Dampak Inflasi Tahun Anggaran 2022.

Hingga kini BAPPEDA Kota Sukabumi masih melakukan pengujian komposisi empat unsur yang berhak mendapat bantuan dari alokasi 2 persen DTU. Menurut Reni, ada beberapa unsur yang sudah mendapat bantuan dari pemerintah pusat seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT). Kementerian Keuangan menyatakan peraturan terbaru itu difokuskan untuk memanfaatkan anggaran pemerintah daerah sebagai sumber dana belanja perlindungan sosial.

Dalam PMK Nomor 134/PMK.07/2022, besaran 2 persen DTU itu dihitung sebesar penyaluran DAU Oktober hingga Desember 2022 dan penyaluran DBH kuartal IV-2022. Dana ini nantinya digunakan untuk bantuan sosial, termasuk untuk ojek, UMKM, dan nelayan, penciptaan lapangan kerja, serta subsidi transportasi umum.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkini
Jawa Barat18 Juni 2024, 23:04 WIB

Sesar Cugenang Terus Bergerak, Picu 8 Kali Gempa di Cianjur Hari Ini

BMKG melaporkan aktivitas sesar Cugenang masih berlanjut hingga menimbulkan sejumlah getaran gempa di Kabupaten Cianjur dan sekitarnya.
Zona bahaya Sesar Cugenang. Sesar aktif yang memicu gempa Cianjur berkekuatan 5,6 magnitudo itu membentang sepanjang kurang lebih 9 kilometer dan melintasi sedikitnya 9 desa. | Foto: BMKG
Sukabumi18 Juni 2024, 21:54 WIB

Arus Balik Libur Idul Adha 2024, Jalur Utara Sukabumi Padat Imbas Bubaran Pabrik

Polisi menyebut bubaran pabrik jadi salah satu penyebab kepadatan di jalur Utara Sukabumi pada momen arus balik Idul Adha 2024 Selasa (18/6/2024) malam.
Kondisi kepadatan di jalan Nasional Sukabumi-Bogor di momen arus balik libur lebaran Idul Adha 2024. (Sumber : Istimewa)
Sehat18 Juni 2024, 21:00 WIB

9 Ramuan Herbal untuk Mengobati GERD dan Asam Lambung, Dijamin Efektif!

Bahan herbal dipercaya mampu mengobati penyakit GERD dan asam lambung.
Ilustrasi - Bahan herbal dipercaya mampu mengobati penyakit GERD dan asam lambung. (Sumber : Freepik.com/@jcomp).
Sukabumi18 Juni 2024, 20:26 WIB

Kronologi Pemotor Tewas usai Salip Truk Galon di Simpenan Sukabumi

Berikut kronologi kecelakaan maut pemotor tewas tertimpa truk galon di jalan raya Kiaradua, Simpenan Sukabumi.
Petugas kepolisian dibantu warga saat mengevakuasi jasad pemotor yang tertimpa truk galon di Simpenan Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sehat18 Juni 2024, 20:00 WIB

8 Cara Menyembuhkan Asam Lambung dengan Cara Alami dan Sederhana

Beberapa cara ini dapat membantu Anda mengobati asam lambung secara alami dan sederhana.
Ilustrasi -  Beberapa cara ini dapat membantu Anda mengobati asam lambung secara alami dan sederhana.(Sumber : Freepik.com)
Nasional18 Juni 2024, 19:30 WIB

Kecanduan Tapi Selalu Kalah Saat Main Judi Online? Simak Penjelasan dan Rahasianya

Fenomena judi online yang marak di Indonesia dipicu oleh berbagai faktor, termasuk kemudahan akses internet, kondisi ekonomi, regulasi yang longgar, dan pengaruh sosial.
Ilustrasi - Fenomena judi online yang marak di Indonesia dipicu oleh berbagai faktor, termasuk kemudahan akses internet, kondisi ekonomi, regulasi yang longgar, dan pengaruh sosial. (Sumber : Freepik.com/@rawpixel.com).
Sukabumi18 Juni 2024, 19:13 WIB

Pemotor Tewas Tertimpa Truk Galon di Simpenan Sukabumi

Berikut kesaksian warga terkait kecelakaan maut di Simpenan Sukabumi, pemotor tewas tertimpa truk galon yang diduga alami rem blong.
Pemotor tewas tertimpa truk bermuatan galon yang diduga rem blong di Simpenan Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Life18 Juni 2024, 19:00 WIB

8 Tips Makan Malam yang Aman untuk Menjaga Kadar Gula Darah dan Contoh Menunya

Lemak sehat dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan memberikan energi bagi penderita diabetes.
Ilustrasi. Tips Makan Malam yang Aman untuk Menjaga Kadar Gula Darah dan Contoh Menunya. (Sumber : Pexels/KarolinaKaboompics)
Sehat18 Juni 2024, 18:45 WIB

6 Manfaat Daging Kambing untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui, Kamu Wajib tahu!

daging kambing memiliki banyak manfaat salah satunya dapat menghilangkan penyakit anemia, mencegah obesitas dan kesehatan tulang
Ilustrasi daging kambing yang bermanfaat untuk kesehatan (Sumber : Pixabay.com/@wildjjou1)
Sukabumi18 Juni 2024, 18:15 WIB

WNA China yang Diselamatkan Di Laut Sukabumi Diserahkan Ke Imigrasi

Kepolisian Resort Sukabumi akahirnya menyerahkan sembilan orang warga negara asing (WNA) asal China dan tiga Warga Negara Indonesia (WNI) asal NTT ke kantor Imigrasi kelas II Non TPI Sukabumi.
9 orang WNA asal China saat di Sat Reskrim Polres Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi