Perpustakan Insan Kamil Sukabumi Disambangi Bunda Literasi Jabar, Ini Kata Bupati!

Jumat 03 Juli 2020, 12:38 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Bupati Sukabumi Marwan Hamami didampingi Bunda Literasi Kabupaten Sukabumi Hj. Yani Jatnika menyambut kedatangan Bunda Literasi Provinsi Jawa Barat (Jabar), Atalia Pratya Ridwan Kamil, ke Perpustakan Insan Kamil Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Jumat (03/07/2020).

BACA JUGA: Tiga Perpustakaan di Kota Sukabumi Terakreditasi A

Dilansir dari laman resmi media sosial Pemerintah Kabupaten Sukabumi, kegiatan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Bunda Literasi Jawa Barat datang bersama tim rechecking lomba perpustakaan Desa/Kelurahan tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2020 untuk menilai kembali Perpustakan Insan Kamil Desa/Kecamatan Sukaraja.

Perpustakan Insan Kamil merupakan pemenang lomba tingkat Kabupaten Sukabumi. Sehingga bisa mewakili Kabupaten Sukabumi dalam lomba tingkat provinsi.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengatakan, rechecking menjadi momen penting untuk memotivasi pemerintah daerah dalam memajukan perpustakaan. Sebab, perpustakaan menjadi tempat untuk mengedukasi masyarakat. "Mudah-mudahan masuk dalam penilaian baik. Hingga jadi motivasi bagi para kepala desa," ujarnya.

Menurut Marwan, Pencapaian ini pun bisa memotivasi kepala desa untuk menggerakan warganya datang ke perpustakaan, sehingga budaya baca dimasyarakat dapat meningkat. Perpustakan Insan Kamil memiliki sejumlah kelebihan Mulai dari aplikasi hingga pengelolaan manajemen perpustakaan yang baik. 

"Pelatihan pelatihan juga diadakan di perpustakaan, termasuk program sapa anak yang menghasilkan sejumlah tahfidz Alquran," ungkapnya.

BACA JUGA: Perpustakaan Kelurahan Hingga Jambore, Mengenal Program Literasi Kota Sukabumi

Sementara itu Bunda Literasi Provinsi Jabar, Atalia Pratya Ridwan Kamil, memuji Perpustakaan Insan Kamil. Menurutnya, perpustakaan tersebut luar biasa. Mulai dari bangunan hingga buku dibuka tertata dan rapih. Termasuk berbagai fasilitas lainnya.

"Bangunan ini dibuat keren,bukunya pun sudah cukup mewakili yang dibutuhkan masyarakat. Namun secara kuantitas harus terus ditingkatkan," paparnya.

Bahkan sistem di perpustakan sudah tertata lebih baik. Termasuk tenaga perpustakannya sudah terlatih. "Teknologi sudah masuk ke desa, khususnya di (perpustakaan) ini. Keren," tambahnya

Pemerintah di semua tingkatan terus mendorong dan mendukung keberadaan perpustakaan. Tidak hanya di Kecamatan atau Desa, namun hingga ke sekitar rumah warga. "Kita mendorong minat membaca . Seperti di Posyandu dan Puskesmas." 

Dirinya berharap perpustakaan menjadi tempat kreatif. Sehingga tidak sekadar edukasi dan informasi. Semua kebutuhan masyarakat harus dihadirkan dalam perpustakaan. 

BACA JUGA: Mengenal Lia Yulianti, Aktivis Literasi di Perpustakaan Taman Pamekar Kabandungan Sukabumi

"Budaya literasi itu penting. Sebab, membutuhkan banyak wawasan agar mereka bisa produktif. Dikenalkan buku bisa inovatif dan kreatif. Bahkan menjadi manusia yang solutif," tandasnya.

Di akhir kegiatan, dilakukan penyerahan buku dari Bunda Literasi Provinsi Jabar Atalia Pratya Ridwan Kamil kepada Plt Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi Eman Sulaeman.

 

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Editor :
Berita Terkini
Sukabumi25 Juli 2024, 23:36 WIB

Jembatan 'Viral' di Sukabumi Ditutup, Pemdes Segera Bangun Jembatan Sementara

Jembatan viral di perbatasan Lengkong dan Jampangtengah Sukabumi ditutup, akan dibangun jembatan sementara.
Pemkab Sukabumi tutup jembatan viral yang menghubungkan dua desa di Lengkong dan Jampangtengah. (Sumber : SU/Ragil)
Nasional25 Juli 2024, 22:42 WIB

Kejagung Ajukan Kasasi atas Vonis Bebas Terdakwa Pembunuhan Wanita Sukabumi

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar mengatakan, pengajuan kasasi ini dilakukan karena putusan PN Surabaya dinilai tidak tepat.
Gregorius Ronald Tannur saat mengikuti sidang di PN Surabaya pada Selasa 2 April 2024. (Sumber : SuaraJatim/Yuliharto Simon)
Nasional25 Juli 2024, 22:23 WIB

3 Media Lokal Gresik Sabet Media Innovation Awards 2024

Penghargaan untuk tiga media lokal Gresik Jawa Timur ini diberikan dalam acara Jatim Media Summit 2024.
Tiga media lokal Gresik Jawa Timur menyabet penghargaan Media Innovation Awards 2024. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi25 Juli 2024, 21:52 WIB

Bupati Sukabumi Buka Suara Terkait Tuduhan Penyalahgunaan APBD 2023

Bupati Sukabumi Marwan Hamami buka suara terkait tuduhan penyalahgunaan anggaran Rp33 Miliar di APBD 2023.
Bupati Sukabumi Marwan Hamami. (Sumber : SU/Ilyas)
Sukabumi25 Juli 2024, 21:24 WIB

LPI Desak Inspektorat Sukabumi Proses Hukum Oknum Terlibat Penyalahgunaan Bankum Desa

Puluhan massa yang tergabung dalam Laskar Pasundan Indonesia (LPI) melakukan aksi demonstrasi untuk mendesak agar kasus penyaLaporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Inspektorat Kabupaten Sukabumi
Aksi unjuk rasa Laskar Pasundan Indonesia di inspektorat Kabupaten Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Jawa Barat25 Juli 2024, 21:22 WIB

Data Sementara BPBD: Gempa M 4,1 di Kuningan Rusak 3 Rumah dan 1 Masjid

BPBD Kabupaten Kuningan mencatat terdapat sejumlah bangunan rusak terdampak gempa darat M4,1 Kamis (25/7/2024)
Sejumlah rumah dan satu unit masjid alami kerusakan akibat gempa darat M4,1 di Kuningan. (Sumber Foto: BPBD Kuningan)
Life25 Juli 2024, 21:00 WIB

Tes Ilusi Optik: Kamu Harus Temukan Kacang Tertawa di Gambar Ini Dalam Waktu 7 Detik!

Permainan ilusi optik adalah sebuah permainan yang memanfaatkan manipulasi visual untuk menciptakan efek penipuan atau persepsi yang salah pada mata dan otak kita.
Permainan ilusi optik adalah sebuah permainan yang memanfaatkan manipulasi visual untuk menciptakan efek penipuan atau persepsi yang salah pada mata dan otak kita. (Sumber : Playbuzz/Jagran Josh).
Sukabumi25 Juli 2024, 20:26 WIB

Jika Anggaran Makan Gratis Rp7.500, Pemilik Warteg Sukabumi: Cuma Nasi, Tempe Orek atau Kentang

Tanggapi isu anggaran makan bergizi gratis dipangkas, Pemilik warteg di Sukabumi bingung tawarkan menu Rp 7.500 saat harga bahan pangan naik.
Dengan uang Rp 7.500 hanya dapat nasi dan satu lauk di warteg Sukabumi. (Sumber : SU/Ibnu)
Sehat25 Juli 2024, 20:00 WIB

Mengenal 4 Manfaat Kesehatan Pisang Merah yang Jarang Sekali Diketahui

Pisang merah dapat dikonsumsi langsung, diolah menjadi jus, smoothie, atau dijadikan bahan kue dan roti.
Ilustrasi - Pisang merah memiliki rasa yang lebih manis dan sedikit asam dibandingkan pisang kuning biasa. (Sumber : unsplash.com/@Ovidiu Creanga).
Science25 Juli 2024, 19:54 WIB

BMKG: Gempa Darat Guncang Kuningan dan Sekitarnya Akibat Sesar Ciremai

Gempa darat berkekuatan M4,1 di Kuningan ini menurut hasil analisa BMKG akibat aktivitas sesar Ciremai.
BMKG sebut gempa darat yang mengguncang Kuningan dan sekitarnya akibat sesar Ciremai. (Sumber : Istimewa)