Bacaan Doa Setelah Tahiyat Akhir Sebelum Salam Untuk Meminta Keselamatan dan Perlindungan

Sukabumiupdate.com
Kamis 08 Okt 2026, 18:15 WIB
Bacaan Doa Setelah Tahiyat Akhir Sebelum Salam Untuk Meminta Keselamatan dan Perlindungan

Ilustrasi - Bacaan doa yang disunnahkan dibaca setelah tahiyat akhir sholat sebelum salam ketika melaksanakan sholat. (Sumber: Freepik/@freepik) (Sumber : Freepik)

SUKABUMIUPDATE.com - Dalam pelaksanaan sholat, terdapat sejumlah bacaan dan doa yang dianjurkan untuk diamalkan pada waktu-waktu tertentu.

Salah satunya adalah doa setelah tahiyat akhir sebelum mengucapkan salam, yang dibaca ketika seseorang telah menyelesaikan bacaan tahiyat akhir dan masih berada dalam posisi duduk sebelum mengakhiri sholat.

Momen ini dapat dimanfaatkan untuk memanjatkan doa dan memohon perlindungan serta kebaikan kepada Allah SWT.

Lantas, apa saja doa setelah tahiyat akhir sebelum salam yang dapat dibaca, lengkap dengan bacaan Arab, latin, dan artinya?

Baca Juga: 2 Pengedar Sabu di Sukabumi Diringkus, 27 Gram Barang Bukti Disita dan Pemasok Diburu

Mengutip dari laman NU Online mengenai doa setelah tahiyat dan sebelum salam tersebut, Syekh Zainuddin Al-Malibari menjelaskan dalam Fathul Muin

وسن في تشهد أخير دعاء بعد ما ذكر كله، وأما التشهد الأول فيكره فيه الدعاء لبنائه على التخفيف، إلا إن فرغ قبل إمامه فيدعو حينئذ

Artinya: Disunahkan pada tasyahud akhir berdoa setelah membaca doa tahiyat akhir seluruhnya. Sementara pada tasyahud awal makruh berdoa (setelah selesai baca doa tahiyat) karena tujuannya untuk meringankan (mempercepat), kecuali kalau imam belum selesai tasyahud awal. Dalam kondisi itu dibolehkan berdoa (Lihat Syekh Zainuddin Al-Malibari, Fathul Mu’in, Jakarta, Darul Kutub Islamiyyah, 2009 M, halaman 47).

Menurut Syekh Zainuddin Al-Malibari berdoa setelah membaca tahiyat akhir dan sebelum salam hukumnya disunnahkan.

Baca Juga: Lirik Lagu Bye Bye Inhibitions Nayeon TWICE dan Alok, Tentang Percaya Diri

Menurut beliau juga, doa yang paling utama dibaca ketika itu adalah doa yang ma’tsur dari Nabi saw. Di antara doa yang ma’tsur tersebut adalah:

أَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ

Allâhumma innî a’ûdzubika min adzâbil qabri wa min ‘adzâbin nar, wa min fitnatil mahyâ wal mamât wa min fitnatil masîhid Dajjâl.

Artinya: Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan kubur, siksa api neraka, fitnah kehidupan dan kematian, serta berlindung dari fitnah dajjal.

Selain doa di atas, dalam riwayat Al-Bukhari disebutkan redaksi doa yang lain, yaitu:

اللَّهمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْمًا كَثِيرًا كَبِيْرًا وَلَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ، فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ، وَارْحَمْنِي إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Allâhumma innî zhalamtu nafsî zhulman katsîran kabîran wa lâ yaghfirudz dzunûba illâ anta, faghfir lî maghfiratan min ‘indika, warhamnî innaka antal ghafûrur rahîm.

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku telah menzalimi diriku dengan kezaliman yang banyak, tidak ada yang mengampuni dosa selain engkau. Ampunilah aku dengan ampunan di sisi-Mu dan kasihilah aku, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Itulah bacaan doa yang disunnahkan dibaca setelah tahiyat akhir sholat sebelum salam ketika melaksanakan sholat.

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini