SUKABUMIUPDATE.com - Bahasa Sunda sangat kaya akan kosa kata baik yang umum digunakan sehari-hari maupun yang hanya digunakan sekali-kali. Dalam satu aktivitas saja, bahasa Sunda biasanya memiliki banyak sebutan atau istilah. Contohnya seperti ‘Makan’ dalam bahasa Sunda ada banyak sebutan mulai dari ‘dahar’, ‘daang’, ‘tuang’, ‘neuda’ dan banyak lagi.
Nah, kali ini kita akan membahas mengenai jatuh. Dalam bahasa Sunda jatuh memiliki banyak sekali istilah tergantung dari bagaimana dan dimana seseorang terjatuh. Jatuh ke depan dan jatuh ke belakang memiliki istilah berbeda. Begitu juga penyebab seseorang terjatuh juga mempengaruhi penyebutan hanya untuk satu kejadian ‘jatuh’ saja.
Berikut sederet istilah bahasa Sunda yang menggambarkan jatuh karena tersandung atau terpeleset, lengkap dengan nuansa maknanya.
Baca Juga: 30 Pepatah Karuhun Sunda Lengkap dengan Arti dan Maknanya, Jadilah Pribadi Bijak
- Tigebrus = jatuh ke dalam lobang
- Tiseureuleu = jatuh terpeleset
- Tigedebru = jatuh badan seutuhnya
- Tigubrag/ ngagubrag = jatuh terguling
- Ticengklak = jatuh hingga membuat sakit pada syaraf atau otot
- Tigejebur/ tigujubar = jatuh ke kolam
- Tisoledat = jatuh terpeleset karena licin
- Morosot = jatuh tanpa ada yang menahan
- Tikusruk = badan jatuh ke arah depan atau tersungkur
- Tijengkang = badan jatuh ke arah belakang
- Tikosewad = jatuh terpeleset atau tersandung sesuatu
- Tijungkel/ ngajungkel = jatuh sampai terlempar
- Ngagolosor/ tigolosor = jatuh meluncur
- Tigorolong/ ngagorolong = jatuh menggelinding
- Tikucuprak = jatuh ke genangan air
- Tigulitik = jatuh berguling
- Tigatruk = jatuh tersandung
- Tigurawil = sempat berpegangan sebelum akhirnya jatuh
- Tigolepak = jatuh sampai tergeletak atau terkapar
- Ngagulutuk = jatuh terguling-guling
- Tijalikeuh = jatuh tersandung, biasanya oleh kaki sendiri
- Tijungkel = jatuh terjungkal
- Tijungkir = jatuh terjungkir
- Tikudawet = jatuh karena menginjak sesuatu, seperti celana atau rok sendiri
- Titiliktikan = jatuh karena jalan tak stabil, biasanya untuk anak-anak yang sedang belajar jalan
- Titotolonjong = sebelum jatuh masih sempat menyeimbangkan diri, dengan melangkah atau berlari kecil
- Tisorodot = jatuh lalu merosot
- Tigorobas = jatuh hingga meninggalkan jejak
- Titajong = jatuh karena kaki terantuk oleh benda lain
- Tiguling = jatuh berguling
Baca Juga: Termasuk Opak Jampang, Ini 4 Jenis Opak Camilan Khas Sunda Priangan
Itulah kumpulan istilah bahasa Sunda yang menggambarkan jatuh karena tersandung atau terpeleset. Istilah-istilah ini masih umum digunakan di tengah-tengah masyarakat Sunda.




