bankbjb

Hadapi Ancaman Resesi Global 2023, Luhut: Harus Kompak, Jangan Buat Hal Tak Perlu

Rabu 28 Sep 2022, 09:01 WIB
Hadapi Ancaman Resesi Global 2023, Luhut: Harus Kompak, Jangan Buat Hal Tak Perlu

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan meminta Indonesia harus kompak menghadapi ancaman resesi global 2023.

“Jadi kita jangan sampai membuat hal-hal yang tidak perlu di antara kita karena ini bisa menyerang kita semua,” ujar dia di Sarinah, Jakarta Pusat, Selasa, 27 September 2022.

Menurut dia acaman resesi global terjadi akibat perang antara Ukraina dan Rusia, juga ketegangan di Cina. Sehingga, kata Luhut, kekompakan negara timur dibutuhkan untuk menghadapi yang dia sebut sebagai “Perfect Storm”, karena The Fed akan menaikkan suku bunganya sampai 4,75 sampai akhir tahun.

“Mungkin akan sampai akhir tahun, mau bagaimanapun akan berdampak kepada seluruh dunia terutama negara-negara berkembang,” tutur Luhut.

Saat ini, Menko Luhut melanjutkan, Indonesia sedang menjadi negara di dunia yang cukup bagus ekonominya. Bahkan, kata dia, saat berkunjung ke Amerika Serikat beberapa hari yang lalu, banyak pakar ekonomi yang memberikan apresiasi terhadap kondisi ekonomi Indonesia.

“Kita salah satu negara di dunia sekarang ini yang cukup bagus ekonominya. Dan saya baru dari Amerika dua hari lalu, semua mereka memberikan apresiasi terhadap pandangan ekonomi kita,” ujar dia.

Menurut Luhut, hal itu terjadi berkat leadership Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Dia juga mengatakan bahwa tim di pemerintahan cukup memberikan langkah-langkah kerja dan strategi yang baik dalam hal perekonomian.

Namun, Luhut berujar, tidak ada yang sempurna. Karena di Indonesia tentu masih banyak kekurangan, tapi jika semua lini bekerja, mulai dari masalah pangan, apa efisiensinya, industri-industri berjalan dengan baik, pasti bisa melewati perfect storm ini.

“Kita bersyukur Indonesia masih cukup baik posisinya sekarang, tapi kalau kita lebih hati-hati, kompak, dan bekerja sama, pasti bisa mengurangi dampak dari tekanan pasar ekonomi dunia,” tutur Luhut.

SUMBER: TEMPO.CO


Halaman :
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini