Anggota DPRD Sukabumi Wawan Juansyah Minta Bupati Terbitkan Perbup Kepemudaan

Sabtu 28 Oktober 2023, 15:57 WIB
Wawan Juansyah, Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Sukabumi | Foto : Aji

Wawan Juansyah, Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Sukabumi | Foto : Aji

SUKABUMIUPDATE.com - Dalam momentum Hari Sumpah Pemuda (HSP) 2023, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Wawan Juansyah menyampaikan evaluasi terkait pelaksanaan dan tindak lanjut dari Peraturan Daerah No 06 Tahun 2020 tentang Kepemudaan.

Menurut politisi Demokrat tersebut, sejak diterbitkan 2 tahun lalu, Perda Kepemudaan Kabupaten Sukabumi yang merupakan turunan dari UU Kepemudaan No 40 tahun 2009 belum maksimal diimplementasikan. Ia menilai, Pemda masih kaku dalam menerjemahkan peraturan tersebut dalam setiap kebijakan dan program.

Sebab, melihat kondisi objektif pemuda Sukabumi yang dari sisi jumlah merupakan potensi besar, maka perlu diperhatikan dari berbagai aspeknya. Baik itu pendidikan, kesehatan dan kesejahteraannya.

Baca Juga: Gerhana Bulan Sebagian 29 Oktober 2023, Yuk Cek Disini Waktunya

Oleh karenanya, menurut mantan aktivis KNPI itu, perlu ada aturan turunan yang lebih teknis sehingga setiap dinas bisa langsung mengeksekusi terhadap perintah dari Perda Kepemudaan tersebut.

"Saya berharap Pemerintah Daerah, dalam hal ini Bupati Sukabumi segera menerbitkan aturan berupa Peraturan Bupati yang mana bisa langsung dipedomani oleh setiap dinas. Selama dinas masih kaku jika langsung merujuk pada Perda Kepemudaan langsung," ujar anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi itu kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (28/10/2023).

Wawan berharap, Peraturan Bupati tentang Kepemudaan tersebut bisa terbit pada tahun 2023 ini. "Jika tahun ini terbit, maka tahun 2024 program-program kepemudaan di setiap dinas sudah bisa berjalan," imbuhnya.

Lebih jauh, terkait dengan materi pembinaan kepemudaan, ia menyebutkan, jika sudah ada Perbup Kepemudaan, maka pembinaan kepemudaan tidak lagi hanya sebatas pendidikan atau pelatihan.

Baca Juga: Peringati Sumpah Pemuda di Pabuaran Sukabumi, DPRD dan KNPI Lakukan Baksos

"Jadi pembinaan pemuda itu bukan hanya dilatih menembak saja, tapi setelah latihan selesai, senjata dan pelurunya juga harus disiapkan," tandasnya.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Food & Travel22 Mei 2024, 16:15 WIB

5 Pantai Terindah yang Wajib Kamu Kunjungi Saat Liburan ke Ujunggenteng Sukabumi

Liburan ke Pantai-pantai di Ujunggenteng adalah hal yang menarik dan wajib dikunjungi saat liburan.
Pantai Karang Gantungan - Liburan ke Pantai-pantai di Ujunggenteng adalah hal yang menarik dan wajib dikunjungi saat liburan. (Sumber : Instagram/@a_pennn)
Inspirasi22 Mei 2024, 16:00 WIB

Bangun Personal Branding, 11 Tips Cepat Mendapatkan Pekerjaan bagi Fresh Graduate

Tips Cepat Mendapatkan Pekerjaan bagi Fresh Graduate: Sesuaikan Surat Lamaran: Tulis surat lamaran yang disesuaikan untuk setiap posisi. Jelaskan mengapa Anda tertarik pada perusahaan dan bagaimana keterampilan Anda cocok untuk pekerjaan itu.
Ilustrasi. Menganggur, Tips Cepat Mendapatkan Pekerjaan bagi Fresh Graduate (Sumber : Pexels/TimGouw)
Nasional22 Mei 2024, 15:30 WIB

Inilah Daftar Pasal Kontroversial RUU Penyiaran yang Diprotes Jurnalis Sukabumi

Sejumlah pasal dalam draf Revisi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran atau RUU Penyiaran menuai polemik.
Aksi para jurnalis Sukabumi menolak RUU Penyiaran di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi, Rabu (22/5/2024) | Foto : Asep Awaludin
Keuangan22 Mei 2024, 15:03 WIB

Sinergi BJBS KCP Palabuhanratu, MKKS dan LW Doa Bangsa dalam Penguatan Ekonomi Syariah

Bank BJB Syariah KCP Palabuhanratu menginisiasi pertemuan dengan pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Rayon Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, Selasa (21/5/2024).
Pertemuan dan silaturahmi BJBS KCP Palabuhanratu, MKKS dan LW Doa Bangsa membahas Penguatan Ekonomi Syariah | Foto : Ist
Sukabumi22 Mei 2024, 15:02 WIB

Tolak Revisi UU Penyiaran, Jurnalis Sukabumi Paparkan Pasal Bermasalah di Depan DPRD

Para orator menegaskan revisi UU Penyiaran akan mempersempit ruang gerak jurnalis.
Aksi unjuk rasa jurnalis menolak revisi UU Penyiaran saat menuju depan gedung DPRD Kota Sukabumi di Jalan Ir H Juanda, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Rabu (22/5/2024). | Foto: Istimewa
Inspirasi22 Mei 2024, 15:00 WIB

Lowongan Kerja Sebagai Chef & Lifeguard, dengan Penempatan di Sukabumi

Apabila kamu tertarik dengan lowongan kerja ini, segera daftarkan diri sekarang juga!
Lowongan Kerja Sebagai Chef & Lifeguard, dengan Penempatan di Sukabumi (Sumber : Istimewa)
Life22 Mei 2024, 14:45 WIB

6 Pantai Angker yang Punya Cerita Mistis di Indonesia, Salah Satunya di Sukabumi

Indonesia selain memiliki keindahan alamnya, tetapi juga mempunyai cerita mistis dibaliknya yang terletak di daerah pantai. Bahkan sejarah dari pantai tersebut memiliki keangkeran cukup seram
Ilustrasi Pantai angker yang punya cerita mistis di Indonesia (Sumber : Pexels.com/@arnaudaudoin)
Jawa Barat22 Mei 2024, 14:42 WIB

Jadi Kuli Bangunan di Bandung? Foto Pegi Alias Perong DPO Kasus Vina Cirebon Beredar

Bersama 2 lainnya, Perong menjadi DPO selama 8 tahun, setelah dinyatakan kabur pasca pembunuhan dan pemerkosaan vina serta kekasihnya Eki pada 2016.
Foto pria yang disebut sebagai Pegi alias perong beredar pasca penangkapan di Bandung (Sumber: istimewa)
Sehat22 Mei 2024, 14:30 WIB

Berapa Seharusnya Kadar Asam Urat yang Normal? Simak Penjelasannya Disini

Kadar asam urat yang tinggi (hiperurisemia) mungkin disebabkan oleh peningkatan produksi atau penurunan pembersihan asam urat dari dalam tubuh.
Ilustrasi - Kadar asam urat yang tinggi (hiperurisemia) mungkin disebabkan oleh peningkatan produksi atau penurunan pembersihan asam urat dari dalam tubuh. (Sumber : Freepik.com/@stefamerpik)
Keuangan22 Mei 2024, 14:19 WIB

Paling Banyak Lulusan Sekolah Ini, Menaker Soal 9,9 Juta Anak Muda Nganggur

Menaker Ida menyebut salah satu penyebab tingginya angka pengangguran karena ketidakcocokan antara keterampilan yang dimiliki lulusan dengan kebutuhan industri pasar tenaga kerja
Ilustrasi perayaan kelulusan sekolah. BPS catat 9,9 juta anak muda indonesia nganggur (Sumber: istimewa)