Tujuh Poin Belum di Sepakati, Koalisi Masagi Tunda Pinang NasDem Kota Sukabumi

Rabu 25 Okt 2017, 01:21 WIB
Tujuh Poin Belum di Sepakati, Koalisi Masagi Tunda Pinang NasDem Kota Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Koalisi Masagi (PAN dan PPP) tunda meminang Partai Nasional Demokrat (NasDem) secara resmi, lantaran masih terganjal beberapa poin yang belum disepakati ketiga partai tersebut dalam menghadapi Pilwalkot Sukabumi, Jawa Barat.

"Drafnya sudah dibuatkan tapi belum sempurna, ada poin yang belum disepakati. Sebab ada tujuh dari 13 poin yang harus direvisi. Makanya ditunda, tinggal hitam diatas putihnya saja," ujar Ketua DPD PAN, Faisal Anwar Bagindo, kepada sukabumiupdate.com usai komitmen bersama dengan PPP, dan Nasdem, disalah satu hotel, di Kota Sukabumi, Selasa (24/10/2017) tadi malam.

BACA JUGA: Senior PAN dan PPP Kota Sukabumi Turun Gunung Perkuat Koalisi MASAGI

Meskipun begitu, lanjutnya, komitmen untuk membangun koalisi sudah terucap, sehingga syarat 20 persen atau tujuh kursi pencalonan telah memenuhi syarat dengan bergabungnya Nasdem.

"Hitam diatas putih kan bisa menyusul. Sebab poin-poinnya sudah ada, tinggal penandatanganan bersama. Bagi PAN sendiri tidak jadi masalah, dan secara prinsip pun tidak ada masalah. Yang terpenting dengan adanya NasDem, kursi sudah cukup," ucapnya.

BACA JUGA: Sah, Koalisi Masagi PAN-PPP di Pilkada Kota Sukabumi 2018

Faizal berjanji dalam waktu dekat ini komitmen tersebut sudah dituangkan ke dalam penandatanganan koalisi, sehingga, pembahasan selanjutnya bisa ke arah penentuan calon dan pasangan untuk Pilkada di Kota Sukabumi. "Saya kira, sebelum akhir bulan ini sudah selesai," ungkapnya.

Sementara Ketua DPD NasDem Kota Sukabumi, Mulyono mengaku hari ini baru koalisi untuk pemenuhan persyaratan formal saja, meskipun secara administrasi belum dilaksanakan sekarang, karena ada pembicaraan yang lebih mendalam.

"Penandatanganan itu kan cuma seremonial teknis saja. Yang penting komitmennya. Sebab, kalau tidak, bagaimana ketiga partai bisa maju. Sedangkan masing-masing kan punya warna. Tinggal mengkombinasikan warna itu, agar selaras," akunya dalam kesempatan sama.

BACA JUGA: Menunggu Gebrakan Koalisi MASAGI Tawarkan Figur Pemimpin Baru di Pilkada Kota Sukabumi 2018

Apabila tidak ada kesepakatan koalisi, tambah Mulyono, Masagi tidak bisa mengusung calon Wali Kota, sebab jumlahnya saat ini baru enam kursi, begitupun dengan NasDem, karena hanya satu kursi.

"Sesuai dengan persyaratan, tetap saja harus 20 persen atau tujuh kursi. Sekali lagi yang terpenting, bagaimana malam ini membangun komitmen tiga partai ini, menyamakan persepsi, lalu kedepannya, siapapun yang diusung menjadi calon Wali Kota, harus berupaya memenangkannya. Karena sudah sepakat, mengikrarkan dan berkoalisi," tutup Mulyono.

Editor :
Berita Terkini