SUKABUMIUPDATE.COM - Pasar dadakan yang berada di Jalur Alternatif Lingkar Selatan (Lingsel)Â Sukabumi menjadi penyebab kemacetan, hingga beberapa kilometer yang disebabkan oleh tumpah ruahnya pedagang yang menjajakkan daganganya di sana. Kemacetan diperparah dengan banyaknya warga yang jalan di badan jalan.
Pasar dadakan ini berdiri di sekitar jembatan Jalur Lingsel Cibolang hingga perbatasan dengan Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.
Pasar ini beroperasi mulai subuh hingga sekitar pukul 11.00 WIB. Jalan raya yang seharusnya menjadi jalur alternatif untuk menghindari kemacetan di jalur utama Sukabumi, tetapi pada setiap Minggu beralih fungsi menjadi pasar dadakan.
"Sudah lama saya berjualan di sini, saya manfaatkan untuk mencari nafkah karena banyak warga yang lari pagi sekalian belanja," kata Kurnia (43), pedagang sayuran kepada sukabumiupdate.com, Minggu (14/8).
Keberadaan pasar dadakan tersebut memasuki pagi hari memang selalu diburu konsumen. Saking banyak pengunjung, pasar ini mengakibatkan kemacetan. Soalnya, laju kendaraan tersendat oleh banyaknya warga yang memilih belanja di sana.
"Emang selalu hati-hati kalau lewat sana. Soalnya tiap Minggu selalu ramai oleh pedagang, bisa keluar dari jalur ini saja, bisa nyampe satu jam lebih," kata Ardiansyah, pengendara mobil.Â
Pasar Jalur Lingsel Sukabumi ini selalu ramai dikunjungi warga, terutama warga yang ada di sekitar Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.Â
