TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
bankbjb

Bjorka Bobol 3,2 Miliar Data PeduliLindungi, Beri Sampel Data Luhut dan Deddy Corbuzier

Dalam penjualan 3,2 miliar data kali ini, Bjorka menambahkan sampel data, di antaranya milik Menkominfo Johnny G Plate, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, dan selebritas Deddy Corbuzier.

Penulis
Selasa 15 Nov 2022, 18:30 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Peretas atau hacker Bjorka kembali berulah dan membobol Peduli Lindungi hingga bocorkan 3,2 miliar data.

Dilihat Suara.com dari akun Twitter @secgron, 3,2 miliar data dari Peduli Lindungi itu dikabarkan tidak terenkripsi.

Bjorka menjual data yang berisi nama lengkap, nomor telepon, Nomor Induk Kependudukan (NIK), dan e-mail.

Tak hanya itu, data yang dijual Bjorka juga berisi status Covid-19, riwayat pelacakan kontak, riwayat vaksin, dan lain-lain.

Dalam penjualan 3,2 miliar data kali ini, Bjorka menambahkan sampel data, di antaranya milik Menkominfo Johnny G Plate, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, dan selebritas Deddy Corbuzier.

Bjorka memberikan detail jumlah data yang dia bobol, yakni 94 juta data pengguna, 94 juta data akun yang sudah disortir, 209 juta data vaksin, 1,3 miliar data riwayat check-in, dan 1,5 miliar data riwayat pelacakan kontak.

Dia menjual data Peduli Lindungi tersebut seharga 1 juta USD atau setara Rp15 miliar.

Peretasan data Peduli Lindungi ini disayangkan oleh pengguna @secgron alias Teguh Aprianto karena tidak sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Kominfo.

"Kominfo dan BSSN: 'Data di Peduli Lindungi aman karena keamananya berlapis dan dienkripsi'. Sekarang sebanyak 3,2 milyar data pribadi kita semua di Peduli Lindungi bocor dan ternyata tidak dienkripsi. Sudahlah tak kompeten, pelanggar hukum dan penipu pula," kata @secgron.



Editor
Halaman :
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini
x