Update BMKG: Gempa di Selatan Sukabumi Dipicu Deformasi Batuan Dasar Laut
Episenter gempa tektonik ini berada di laut, sekitar 79 kilometer arah barat daya Kabupaten Sukabumi.
Episenter gempa tektonik ini berada di laut, sekitar 79 kilometer arah barat daya Kabupaten Sukabumi.
Data realtime yang dirilis BMKG menyebutkan gempabumi ini berkekuatan Mag: 4,2
Kerusakan Akibat Gempa Bumi di Kabandungan Sukabumi Terus Bertambah, Hingga Saat Ini Masih Terus Dipantau Pihak BPBD Kabupaten Sukabumi dan BMKG.
Gempa susulan M3,8 yang terjadi di Kabandungan Sukabumi, Minggu (21/9/2025) sekitar pukul 01.59 WIB, sebabkan 5 rumah rusak dan 20 jiwa terdampak.
Kepala BMKG, Daryono, melaporkan setelah gempa utama, Sukabumi dan sekitarnya kembali diguncang sejumlah gempa susulan. BMKG mencatat total 30 kali gempa.
BMKG melaporkan terjadinya gempa bumi dengan magnitudo 3,9 yang mengguncang wilayah tenggara Kabupaten Sukabumi
BMKG menyatakan gempa di wilayah selatan Jawa, Bayah, Banten pada Minggu (6/4/2025) pukul 13.55.12 WIB memiliki parameter update M 4,8.
Gempa M4,1 yang terjadi di Sukabumi pada Senin (24/3/2025) pukul 21:10:04 WIB merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif bawah laut
BMKG ungkap pemicu gempa M4,8 di Sukabumi yang terasa hingga Bandung pada Selasa (18/3/2025) pukul 17.41.03 WIB.
"Bagian yang mengalami kerusakan adalah atap dan tembok di bagian depan serta tengah rumah," kata Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cibadak, Daming Supriatna, pada Minggu (19/1/2025).
BMKG melaporkan gempa tektonik mengguncang wilayah Pangandaran Selasa (22/10/2024) malam. Getarannya terasa sampai Sukabumi.
Gempa M4.9 yang guncang Sukabumi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar dasar laut.
Hasil analisa BMKG, gempabumi ini berkekuatan M=4,1. Episenter terletak pada koordinat 7.7 LS dan 106.56 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 79 km Tenggara Kabupatrn Sukabumi - Jabar pada kedalaman 27 kilometer.
Sukabumi dilanda rentetan gempa dangkal di laut selatan Jawa Barat, atau kurang lebih berjarak 147 KM tenggara Kabupaten Sukabumi, sejak Sabtu dini hari tadi (7/9/2024) hingga siang ini.
Gempa Magnitudo 4,6 mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi, Senin (20/5/2024), pukul 20.42.24 WIB.
Diantara 13 gempa merusak Selatan Jawa tahun 1844-2022, dua diantaranya pernah terjadi di Sukabumi, tepatnya Gempa di tahun 2012 dan 2021.
Gempa Bayah Banten M4,7 terjadi pada Selasa (16/4/2024) pukul 10:18:23 WIB.
Hari ini Jumat, 22 Maret 2024 wilayah Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diguncang gempabumi beruntun sejak siang.
Hasil monitoring BMKG, gempa M4,9 di Sukabumi yang getarannya terasa hingga Bandung akibat aktivitas sesar bawah laut.