Ambruknya Ruang Kelas MTs di Ciracap Sukabumi, Pelajar Mengungsi ke Perpustakaan
Kayu-kayu penyangga yang sudah mengering dan lapuk dimakan usia akhirnya menyerah, meruntuhkan material atap ke dalam ruangan
Kayu-kayu penyangga yang sudah mengering dan lapuk dimakan usia akhirnya menyerah, meruntuhkan material atap ke dalam ruangan
Perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Cecep Supriadi menegaskan bahwa perbaikan segera diusulkan.
Dua ruang kelas, yakni kelas 1 dan kelas 2, telah ambruk sejak hampir satu setengah tahun lalu. Sementara itu, ruang kelas 3 mengalami kerusakan berat setelah bagian atapnya patah tahun lalu.
Plt Camat Ciambar, Heri, mengatakan peristiwa tersebut dipicu kondisi bangunan yang sudah tidak layak dan diperparah oleh cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir.
“Bangunan ambruk akibat kondisi struktur yang sudah tua dan rapuh, sehingga tidak kuat menopang beban,” ujar Yogi Regina saat dikonfirmasi Sukabumiupdate.com.
BPBD Kabupaten Sukabumi mencatat enam bencana alam pada awal 2026 akibat hujan deras, menyebabkan puluhan warga mengungsi dan bangunan sekolah ambruk.
Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan atap SMKN 1 Gunung Putri, Bogor, ambruk. BPBD setempat mencatat sebanyak 42 siswa terluka, lima ruang kelas rusak tertimpa pohon tumbang.
Saat peristiwa terjadi, kegiatan belajar mengajar masih libur.
Daa ruang kelas milik MTs Al-Idris di Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi ambruk saat curah hujan dengan intensitas tinggi
Eka telah menginstruksikan Kasi Sarpras dan Kabid Pendidikan Dasar.
Ruang kelas II di sekolah ini sudah lama tidak digunakan.
Kondisi bangunan yang telah lapuk termakan usia turut memperparah kerusakan.
Ruangan yang ambruk berukuran 10x10 meter.
Disdik Kabupaten Sukabumi menerima laporan adanya bangunan aula SMPN 06 Kalibunder Sukabumi yang ambruk.
Atap ruangan kelas di sekolah ini memang sudah lapuk dan belum diperbaiki.
Kepala Desa Jampangtengah, Agus Jayadi Ramli menjelaskan bangunan berukuran 8 meter kali 3 meter tersebut ambruk dimakan usia.
Tidak ada korban luka atau jiwa dalam ambruknya bangunan SD di Simpenan, Kabupaten Sukabumi.