Gempa Megathrust Selat Sunda Di Tengah Geliat Erupsi Gunung Anak Krakatau
Zona subduksi atau tumbukan antar lempeng bumi dikenal pula sebagai zona megathrust atau zona yang berpotensi menghasilkan gempa kuat.
Zona subduksi atau tumbukan antar lempeng bumi dikenal pula sebagai zona megathrust atau zona yang berpotensi menghasilkan gempa kuat.
Hal tersebut diungkap Dewan Pembina IABI, Dwikorita Karnawati
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, mengungkapkan hasil pengecekan alat pendeteksi tsunami atau EWS pada Kamis (26/9/2024).
Sukabumi terletak tidak jauh dari zona subduksi Selat Sunda, sehingga sangat rentan terhadap dampak Gempa Megathrust.
Menyediakan tas siaga bencana ini akan membantu memastikan keselamatan dan kesiapan menghadapi situasi darurat.
Kepala Pusat BMKG Daryono memberikan klarifikasi kalimat “tinggal menunggu waktu” yang sempat disampaikan BMKG mengenai Megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut.
Adapun maksud "tinggal menunggu waktu", kata Daryono BMKG, bukan berarti segera akan terjadi dalam waktu dekat, karena kejadian Gempa Megathrust Indonesia belum dapat diprediksi.
Mitigasi membuat kita lebih siap menghadapi bencana, sehingga kita tahu apa yang harus dilakukan ketika terjadi gempa atau tsunami.
Soal Potensi Ancaman Gempa Megathrust Selat Sunda menyinggung Palabuhanratu dan sekitarnya dan potensi sisi lainnya adalah Tol Bocimi, akses strategis wisata Laut Sukabumi yang mempesona.
Ancaman gempa megathrust Selat Sunda terhadap Sukabumi adalah nyata dan perlu diwaspadai.
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menyebut gempa Megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut tinggal menunggu waktu.
Pusat Pemetaan dan Integrasi Tematik (PPIT) Badan Informasi Geospasial (BIG) berkolaborasi dengan BPBD Kabupaten Sukabumi baru-baru ini melaksanakan langkah mitigasi yaitu survei lokasi dan jalur evakuasi ancaman tsunami