Ketika Korupsi Pejabat Pribumi Sudah Dibongkar Sejak 1860
Novel Max Havelaar karya Multatuli mengangkat kisah nyata penyalahgunaan kekuasaan di Lebak, Banten, pada pertengahan abad ke-19.
Novel Max Havelaar karya Multatuli mengangkat kisah nyata penyalahgunaan kekuasaan di Lebak, Banten, pada pertengahan abad ke-19.
Menganalisis pertanyaan Binhad Nurrohmat tentang nama Adinda di Lebak, roman Max Havelaar, dan mengungkap perbedaan dialek Sunda Banten yang egaliter dengan Sunda Priangan.
Max Havelaar adalah sebuah karya sastra klasik yang tidak hanya memiliki nilai sastra tinggi, tetapi juga menjadi dokumen sejarah penting dalam memahami kolonialisme di Indonesia.