Cuaca Ekstrem Kepung Sukabumi: 3 Longsor, 10 Rumah Terendam, Kini Warga Butuh Bantuan
Kebutuhan mendesak seperti kasur lantai dan karpet menjadi perhatian utama.
Kebutuhan mendesak seperti kasur lantai dan karpet menjadi perhatian utama.
Longsor di lokasi yang sama sering terjadi ketika hujan deras.
Bronjong yang longsor memiliki tinggi sekitar 8 meter dan lebar 20 meter.
Akses menuju kantor desa maupun kantor kecamatan sempat terganggu.
Rumah ini dihuni empat keluarga dengan total 11 jiwa.
Terjadi banjir dan longsor akibat luapan sungai Cijambe di pinggir jalan Cemerlang, tepatnya kampung Cijambe Bobojong RT 02/11 Kelurahan Sukakarya Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi.
Basarnas resmi menghentikan pencarian Darjat, Siti Maryam, dan Ahyar Fauzi.
Basarnas tetap akan melakukan pemantauan dan menunggu arahan lebih lanjut.
Puluhan rumah mengalami kerusakan sedang dan ringan.
Hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan tanah longsor di sebelas titik.
Suara gemuruh tanah yang longsor disertai batu-batu besar membuat warga panik.
Dengan begitu, kendaraan dari arah Kiaradua menuju Waluran, Tamanjaya, dan Ciracap sudah dapat melintas dengan normal.
Bersama Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi, Kalak BPBD ke lokasi bertujuan untuk mengecek kondisi pengendara yang terjebak akibat longsor.
Opik mengalami kerugian besar akibat longsor ini.
Longsor telah menutup jalan dengan material tanah dan pohon tumbang.
UPTD PU Sagaranten mengimbau pengendara untuk tetap berhati-hati mengingat kondisi cuaca yang masih sering turun hujan.
BPBD Kabupaten Sukabumi terus berkoordinasi dengan berbagai pihak.
Ai memang sudah lama mengalami gangguan kesehatan.
BPBD Kabupaten Sukabumi melalui Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Lengkong, Andri Candra Nurjaman, mengatakan longsoran yang menutupi jalan diperkirakan berdimensi; 200 - 300 meter dengan ketebalan mencapai 12 meter.
Gibran menanyakan jumlah korban dan wilayah yang terdampak bencana.