Kekuatan M3.4! Gempa Darat Akibat Sesar Aktif Guncang Sumedang
Guncangan ini merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif.
Guncangan ini merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif.
Hasil Monitoring BMKG yang dilakukan sejak 31 Desember 2023 hingga 19 Januari 2024 menunjukkan telah terjadi 23 kali gempa.
BMKG mengungkap Gempa Sumedang mirip Gempa Solok M5,3 (2019), Gempa Ambon M6,5 (2019), Gempa Kalatoa Laut Flores M7,4 (2021), Gempa Ampana Sulawesi Tengah M6,5 (2021), dan Gempa Cianjur M5,6 (2022).
Ismawan mengajak masyarakat senantiasa sigap dalam menyikapi gempa bumi.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyebut sesar Sumedang menjadi penyebab gempa merusak yang terjadi 31 Desember 2023 lalu.
Jawa Barat memiliki sejumlah sesar aktif dan sesar kecil.
empabumi berkekuatan 4,4 magnitudo guncang Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (1/1/2024) pukul 20.46 WIB.
Dampak Gempa Sumedang: dilaporkan 248 rumah rusak dengan rincian 138 rumah rusak ringan dan 110 rusak berat, 456 warga mengungsi dan 11 orang mengalami luka ringan.
Rentetan gempa di Sumedang, Jawa Barat berimbas pada Twin Tunnel Tol Cisumdawu.
Herman berkoordinasi bersama BPBD untuk mendirikan tenda bagi masyarakat.
Badan Geologi menyampaikan hasil analisis terkait gempa Sumedang akibat Sesar Cileunyi-Tanjungsari dan bersifat merusak.
BMKG melaporkan Kabupaten Sumedang dan sekitarnya kembali diguncang gempa bumi tektonik di malam akhir tahun 2023. Getaran terasa hingga Bandung.
Akibat Sesar Aktif, Kabupaten Sumedang Jawa Barat dan sekitarnya diguncang gempa darat susulan berkekuatan M3,4 Minggu (31/12/2023) pukul 15:38:10 WIB.