Maling Nyebur ke Sungai Cicatih Sukabumi dan Menghilang, Pemilk HP Ungkap Kronologi

Maling Nyebur ke Sungai Cicatih Sukabumi dan Menghilang, Pemilk HP Ungkap Kronologi

Pria yang diduga maling HP nyebur ke sungai Cicatih di Ciambar Parungkuda Kabupaten Sukabumi (Sumber: dok warga)

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang pria dilaporkan hilang di Sungai Cicatih, Kampung Bojongsari, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Rabu (14/10/2026) siang. Peristiwa itu terjadi setelah pria tersebut dikerja oleh pemilik HP yang dicurinya dari musala Kantor Kecamatan Parungkuda.

Lokasi menghilangnya terduga maling hp berada di sungai cicatih di wilayah Desa Cibunarjaya yang berbatasan dengan Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda.

Pemilik handphone, Rian (23), warga Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, menuturkan peristiwa itu bermula sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu, ia sedang beristirahat dari pekerjaannya di sebuah musala di wilayah Kecamatan Parungkuda.

Rian mengaku meletakkan handphone Samsung Galaxy A52 miliknya untuk diisi daya di dekat pintu musala. Karena tertidur saat beristirahat, ia baru menyadari handphone tersebut hilang ketika terbangun.

Baca Juga: Mengapa Wacana Gaji ASN Lewat Kopdes adalah Blunder Besar?

"Saya lagi istirahat kerja di musala kecamatan. Saya ngecas HP di musala depan pintu. Pas bangun, HP-nya sudah enggak ada," ujar Rian saat ditemui di lokasi kejadian, Rabu sore.

Menyadari handphone miliknya hilang, Rian kemudian menanyakan kejadian tersebut kepada marbot musala dan sejumlah pengemudi ojek online yang berada di sekitar lokasi. Dari informasi yang diterimanya, ada seseorang yang terlihat keluar dari musala.

Berbekal informasi tersebut, Rian mencari mencari orang yang dimaksud hingga menemukannya di sekitar pom bensin. Saat dihampiri dan ditanya, pria itu disebut panik lalu berlari ke arah aliran sungai cicatih di Bojongsar.

"Saya hampiri, saya tanya-tanya, dia panik, terus langsung lari," katanya.

Baca Juga: Saat Hidup Terasa Berat, Amalkan Doa Ini untuk Memohon Pertolongan Allah SWT

Rian bersama seorang temannya berusaha mengikuti pergerakan pria itu, Menurut Rian, dirinya mengikuti dari jalan raya hingga ke jembatan, sedangkan pria tersebut bergerak menyusuri daerah aliran sungai.

Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti bagaimana pria itu masuk ke air. Rian juga menegaskan bahwa pria tersebut bukan dikejar warga. Hanya Rian dan seorang teman yang mengikuti pria itu sebelum akhirnya warga lain turut membantu setelah pria tersebut berada di sungai.

"Enggak dikejar warga. Cuma saya sama teman saya. Pas dia sudah berenang, baru dibantu sama warga," tuturnya.

Rian dan warga mengikuti pria tersebut yang terlihat kesulitan berenang di Sungai Cicatih. Bahkan warga sempat merekam, saat pria tersebut kesulitan berenang hingga akhirnya menghilang tenggelam di sungai Cicatih.

Baca Juga: DPRD Usulkan Dana Cadangan Pilkada Sukabumi untuk Selamatkan Peserta BPJS PBI

Pasca pelaku menghilang, informasi maling HP tenggelam di Sungai Cicatih beredar cepat di media sosial. Hingga akhirnya pihak kepolisian dan tim sar gabungan turun ke lokasi diduga pria tersebut menghilang atau tenggelam.

Hingga Rabu petang tim sar masih melakukan pencarian

Akibat kejadian itu, Rian kehilangan satu unit handphone Samsung Galaxy A52. Ia memperkirakan nilai kerugiannya mencapai sekitar Rp4 juta. Rian mengaku tidak mengenal pria yang diduga mengambil handphone miliknya tersebut. Saat kejadian, ia sedang bekerja di wilayah Parungkuda.

Sementara itu, identitas pria yang dilaporkan tenggelam serta perkembangan proses pencarian masih perlu dikonfirmasi kepada pihak berwenang. Dugaan pencurian handphone dalam peristiwa ini juga belum dikonfirmasi secara resmi oleh kepolisian.

Berita Terkini