BAPPEDA Kota Sukabumi Sebut Beras Jadi Penyumbang Inflasi Tertinggi

Kamis 19 Oktober 2023, 10:19 WIB
Pedagang beras di Kota Sukabumi. | Foto: Istimewa

Pedagang beras di Kota Sukabumi. | Foto: Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), Kota Sukabumi pada September 2023 mengalami inflasi 2,78 persen secara tahun ke tahun (YOY) atau 0,23 persen secara bulan ke bulan (MTM).

Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Sukabumi Erni Agus Riyani megatakan dari sekian variabel harga, komoditas barang kebutuhan pokok yang menjadi penyumbang inflasi tertinggi adalah beras.

"Berdasarkan data BPS, penyumbang andil inflasi secara year on year adalah beras 0,51%. Kemudian harga pakaian 4,52 persen. Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 0,10 persen. Transportasi sebesar 0,58 persen," kata Erni kepada sukabumiupdate.com pada Kamis (19/10/2023).

Kendati demikian, kata Erni, laju inflasi di Kota Sukabumi sejauh ini tergolong masih terkendali, melihat angka inflasi pada September 2023 tetap terjaga dalam kisaran sasaran 3,0 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 115,74 persen.

Baca Juga: BAPPEDA Catat Inflasi Kota Sukabumi pada September 2023 Menurun

Terlebih, faktor-faktor yang dicurigai dapat menyebabkan adanya inflasi seperti penimbunan barang menjadi perhatian khusus bagi Forkopimda. Pihaknya mengaku telah bersinergi bersama jajaran TNI/Polri untuk mengantisipasi hal tersebut.

"Kami juga mengantisipasi, apabila ada penyimpangan atau menimbun barang, karena itu menjadi atensi pemerintah daerah. Makanya, kami bersinergi dengan Polri, Kejaksaan, TNI dan Badan Pangan untuk antisipasi hal itu tidak terjadi," kata dia.

Koordinasi dengan BPS akan terus dilakukan sebagai instansi lintas sektor penyedia data dalam rangka memantau situasi dan kondisi di lapangan, terutama dengan satgas pangan. (ADV)

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Sehat23 Mei 2024, 06:00 WIB

Cara Membuat Infused Water Jeruk untuk Mengobati Kolesterol, Langkahnya Simpel!

Jeruk mengandung vitamin C, antioksidan, dan serat larut yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).
Ilustrasi. Cara Membuat Infused Water Jeruk untuk Mengobati Kolesterol (Sumber : Pexels/ToniCuenca)
Science23 Mei 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 23 Mei 2024, Sukabumi Pagi Berawan dan Hujan Siang Hari

Prakiraan cuaca hari ini wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya 23 Mei 2024.
Prakiraan cuaca hari ini wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya 23 Mei 2024. (Sumber : Freepik/wirestock)
Sukabumi22 Mei 2024, 22:29 WIB

Mantan Ketua RT di Surade Sukabumi Tewas Saat Mengembala Kambing

Tergeletak di tengah pematang sawah, mantan ketua RT di Surade Sukabumi ditemukan tewas saat mengembala kambing.
Warga dan petugas kepolisian saat akan mengevakuasi jasad mantan ketua RT di Surade Sukabumi yang ditemukan tewas di pematang sawah saat menggembala kambing. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi22 Mei 2024, 21:31 WIB

Rawan Kecelakaan, Warga Keluhkan PJU Mati di Jalan Sukawayana Sukabumi

Padamnya sejumlah PJU di jalan Sukawayana Cikakak Sukabumi atau jalan utama Palabuhanratu-Cisolok dikeluhkan warga.
Ruas jalan nasional Palabuhanratu-Cisolok di Sukawayana, Desa Cikakak, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi gelap gulita akibat matinya lampu PJU. (Sumber : SU/Ilyas)
Food & Travel22 Mei 2024, 21:00 WIB

6 Makanan Malam yang Bisa Menyebabkan Serangan Asam Urat

Yuk Ketahui Apa Saja Makanan Malam yang Bisa Menyebabkan Serangan Asam Urat. Hindari!
Ilustrasi - Penderita asam urat. Ketahui Apa Saja Makanan Malam yang Bisa Menyebabkan Serangan Asam Urat. (Sumber : Freepik.com)
Sukabumi22 Mei 2024, 20:36 WIB

Ojol Diteriaki Culik di Sukaraja Sukabumi, Polisi Sebut Hanya Keliling dengan Anak-anak

Melihat warga lain kurang kondusif, Dendra berinisiatif melapor ke polisi.
MRA (25 tahun) saat akan diamankan oleh polisi. MRA adalah driver ojol yang diteriaki penculik di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Rabu (22/5/2024). | Foto: Istimewa
Sukabumi22 Mei 2024, 20:10 WIB

Diduga Korban Tabrak Lari, Pemotor Ditemukan Terkapar di Selokan Cisaat Sukabumi

Saat ini kasus dugaan tabrak lari ini ditangani oleh pihak kepolisian. Pemotor yang ditemukan terkapar di selokan Cisaat Sukabumi sudah diketahui identitasnya.
Tempat kejadian perkara di Jalan Nasional III, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. (Sumber : SU/Asep Awaludin)
Life22 Mei 2024, 20:00 WIB

9 Aktivitas Berat di Malam Hari yang Sebaiknya Dihindari Penderita Gula Darah

Mengonsumsi makanan besar atau tinggi karbohidrat dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang signifikan. Aktivitas yang tergolong berat ini bisa diikuti oleh penurunan gula darah mendadak yang mengganggu tidur.
Ilustrasi. Makan Terlalu Banyak. Aktivitas Berat di Malam Hari yang Sebaiknya Dihindari Penderita Gula Darah. (Sumber : Pexels/n-voitkevich)
Sukabumi22 Mei 2024, 19:51 WIB

116 Siswa Bersaing, Disdik Kabupaten Sukabumi Gelar Seleksi Hafiz Tingkat SMP

Kegiatan ini bertujuan melahirkan generasi yang mencintai Alquran.
Kegiatan seleksi dan evaluasi hafiz tingkat SMP se-Kabupaten Sukabumi di SMPN 1 Cikembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Rabu (22/5/2024). | Foto: Istimewa
Cek Fakta22 Mei 2024, 19:32 WIB

CekFakta.com Deteksi Dis/Misinformasi, Google Beri Dukungan Guna Berantas Hoaks!

Kerjasama dengan CekFakta.com merupakan salah satu langkah penting GNI dalam memerangi misinformasi dan meningkatkan kualitas ekosistem berita di Indonesia.
Ilustrasi. Penyebaran Berita Melalui Koran. CekFakta.com Deteksi Disinformasi, Google Beri Dukungan Penuh Guna Berantas Hoaks. Foto: Pexels/Pixabay