Bazar Culinary Ramadan, Bupati Sukabumi: Kegiatan untuk Pertumbuhan Ekonomi

Senin 11 April 2022, 20:35 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Bupati Sukabumi Marwan Hamami membuka Bazar Cullinary Ramadan 1443 Hijriah, yang ditandai dengan membunyikan angklung yang merupakan alat musik tradisional Jawa Barat, Senin (11/4/2022).

Bazar yang diselenggarakan Dinas Koperasi UKM bersama Dekranasda Kabupaten Sukabumi ini, dilaksanakan di area parkir Sukabumi Craft Center (Gerai Dekranasda) selama dua pekan yaitu 11 hingga 24 April 2022. 

Baca Juga :

Bazar Ramadan di Cisaat Sukabumi Hingga 8 April, Produk Terbaik Harga Terjangkau

Bazar yang dimulai dari pukul 15.00 WIB-19.00 WIB ini menyajikan berbagai makanan khas ramadan. Selain itu, terdapat berbagai perlombaan selama kegiatan berlangsung serta ada iringan musik religi hingga santunan anak yatim. 

Marwan mengatakan, kegiatan ini menjadi salah satu cara pemulihan ekonomi. Khususnya, setelah digempur pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir. "Saya bersyukur kegiatan ini bisa terlaksana kembali. Sehingga, bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi," ujarnya. 

Apalagi, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sukabumi di triwulan pertama berada di angka 3,4 persen. Hal ini meningkat jika dibandingkan awal terjadi pandemi Covid-19 yang berada di -1,3 persen.

"Makanya, kegiatan ini bisa dijadikan wahana untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Terutama dari sisi UMKM yang menjadi prioritas," katanya.

Selain itu, bazar ini dilakukan untuk memperkenalkan produk UMKM. Khususnya dari sisi kuliner khas Sukabumi. "Lewat bazar ini, bisa menjembatani produk UMKM Sukabumi lebih dikenal masyarakat," ungkapnya.

Sehingga, rasa bangga terhadap produk dalam negeri bisa tertanam di masyarakat. "Ini juga untuk memacu UMKM supaya lebih tergerak," kata Marwan.

Ketua Dekranasda Kabupaten Sukabumi Yani Jatnika Marwan mengatakan, Bazar Culinary Ramadan dilakukan untuk mengenalkan keragaman kuliner Sukabumi. Selain itu, meningkatkan pendapatan pengrajin UMKM, khususnya di bidang kuliner. 

"Terima kasih pengrajin UMKM yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Totalnya, ada sekitar 34 stand yang ikut berpartisipasi," jelasnya.

Yani pun mengimbau masyarakat Kabupaten Sukabumi untuk hadir dan meramaikan bazar kuliner ini. Apalagi, kulinernya beraneka ragam. “Ngabuburit dan menikmati berbagai ragam kuliner bisa ke sini. Semoga kegiatan ini lancar, sukses,” katanya.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkini
Food & Travel14 Juni 2024, 06:00 WIB

5 Resep Menu Makan Pagi Ramah Kolesterol, Sarapan Sehat dan Simpel di Rumah!

Penderita kolesterol sebaiknya memilih makanan yang tinggi serat seperti oats, buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian untuk membantu mengurangi kolesterol.
Ilustrasi. Ilustrasi. Resep Menu Makan Pagi Ramah Kolesterol, Sarapan Sehat dan Simpel di Rumah! (Sumber : Pexels/RFStudio)
Science14 Juni 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 14 Juni 2024, Sukabumi Siang Hingga Malam Berpotensi Hujan

Prakiraan cuaca Sukabumi hari ini dan sekitarnya pada 14 Juni 2024, berpotensi mengalami hujan pada siang hari hingga dini hari.
Ilustrasi - Prakiraan cuaca Sukabumi hari ini dan sekitarnya pada 14 Juni 2024, berpotensi mengalami hujan pada siang hari hingga dini hari. (Sumber : Freepik)
Jawa Barat13 Juni 2024, 23:30 WIB

Terima 150 Aduan, Ombudsman Ungkap Potensi Kecurangan di PPDB Jabar 2024 Tahap 1

Ombudmsan menerima 150 aduan dari masyarakat tentang PPDB Jabar 2024 tahap 1 tingkat SMA/SMK. Ditemukan adanya potensi kecurangan.
Ilustrasi. Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB Jabar 2024. (Sumber : Istimewa)
DPRD Kab. Sukabumi13 Juni 2024, 21:55 WIB

Harapan DPRD untuk Kades di Sukabumi yang Masa Jabatannya Diperpanjang Dua Tahun

Paoji menekankan bahwa perpanjangan masa jabatan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para kades untuk meningkatkan kinerja.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Paoji Nurjaman. (Sumber : Dok. SU)
Sukabumi13 Juni 2024, 21:31 WIB

Sungai Cipangasahan Dangkal dan Sempit, Puluhan Jiwa Terancam Banjir di Cibadak Sukabumi

5 unit rumah warga yang dihuni 5 KK 30 jiwa di Cibadak Sukabumi terdampak banjir akibat luapan Sungai Cipangasahan pada Rabu 12 Juni 2024.
Aliran anak Sungai Cipangasahan yang menyempit dan alami pendangkalan mengakibatkan bencana banjir di Desa Sukasirna, Cibadak Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi13 Juni 2024, 21:28 WIB

SPI Sukabumi Soal Penyerahan 31 Hektar Tanah HGU Suka Karet: Pelepasan atau Plasma?

Serikat Petani Indonesia (SPI) Sukabumi menyikapi penyerahan tanah HGU PT. Perkebunan Karet Suka Karet seluas 31 Hektar di Desa Bantarkalong Kecamatan Warungkiara.
Rozak Daud, Ketua SPI Sukabumi. | Foto: Sukabumi Update
Sehat13 Juni 2024, 21:00 WIB

9 Pengobatan Alami untuk Mengatasi Asam Lambung, Dijamin Efektif!

Dengan mengikuti panduan ini dan memilih metode yang paling sesuai untuk Anda, gejala asam lambung dapat dikelola secara efektif dan alami.
Ilustrasi - Dengan mengikuti panduan ini dan memilih metode yang paling sesuai untuk Anda, gejala asam lambung dapat dikelola secara efektif dan alami.(Sumber : Freepik.com).
Sukabumi13 Juni 2024, 20:29 WIB

Tingkatkan Pengairan, UPTD Pertanian Cicurug Perbaiki 6 Saluran Irigasi di Sukabumi Utara

Kepala UPTD Pertanian Wilayah III Cicurug, Hasari menyatakan bahwa saat ini para petani membutuhkan pengairan yang baik. Oleh karenanya monitoring dan perbaikan irigasi menjadi prioritas saat ini.
Hasari, Kepala UPTD Pertanian Wilayah III Cicurug di kantor UPTD, Kamis (13/6/2024) | Foto : Ibnu Sanubari
Aplikasi13 Juni 2024, 20:08 WIB

Di Sukabumi, Menteri Teten Ungkap Potensi Ancaman Aplikasi Temu asal Cina Bagi UMKM

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki bicara ancaman kehadiran aplikasi Temu yang berpotensi mengganggu pasar produk dalam negeri dan UMKM.
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki saat ditemui di Kota Sukabumi pada Kamis (13/6/2024). (Sumber : SU/Asep Awaludin)
Sehat13 Juni 2024, 20:00 WIB

4 Langkah Penting yang Harus Anda Lakukan Setelah Didiagnosis Pradiabetes

Didiagnosis pradiebetes bukanlah alkhir dari segalanya dan Anda pun dapat hidup sehat dan senang di masa depan.
Ilustrasi - Didiagnosis pradiebetes bukanlah alkhir dari segalanya dan Anda pun dapat hidup sehat dan senang di masa depan. (Sumber : Freepik.com).