SUKABUMIUPDATE.com - Syayuti Karim (22 tahun), seorang penderita tumor ganas terpaksa dipulangkan meski proses pengobatan belum tuntas. Pihak keluarga tidak mau Syayuti menjalani massa pengobatan terlalu lama, padahal sudah dibiayai relawan.
Warga Kampung Babakanjengkol, RT 3 RW 4, Desa Hegarmanah, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tersebut sudah menjalani operasi pengangkatan tumor di RS Hasan Sadikin Bandung, Selasa 21 November. Biaya pengobatan berasal dari penggalangan dana sejumlah relawan sosial.
BACA JUGA:Â Miris, Penderita Tumor Ganas Asal Warungkiara Kabupaten Sukabumi Ini Butuh Uluran Tangan
"Ditangani di poli bedah syaraf RS Hasan Sadikin. Usai operasi, sore harinya keluarga meminta Kang Karim dipulangkan," kata Panji, inisiator Yayasan Ikatan Alumni 2005 SMPN 1 Warungkiara (IKA 05) kepada sukabumiupdate.com, Rabu (22/11/2017).
Panji menambahkan, pihak keluarga tidak ingin Karim menjalani proses pengobatan terlalu lama. Padahal, Karim masih harus mendapatkan penanganan medis pasca operasi.
BACA JUGA:Â Ditengarai Tumor Otak, Siswa SD Negeri Karang Tengah Cibadak Kabupaten Sukabumi Butuh Uluran Tangan
"Usai tumornya diangkat, seharusnya menjalani radio terapi agar tumor tidak tumbuh lagi," kata Panji.
Panji dan sejumlah relawan lain tidak bisa berbuat banyak. Mereka sudah berusaha meyakinkan pihak keluarga, agar tidak memikirkan biaya pengobatan dan biaya lainnya.
"Kami sudah berupaya maksimal. Namun, kami tidak bisa berbuat apa-apa saat keluarga meminta Karim dipulangkan," ujar Panji.
BACA JUGA:Â Idap Tumor, Dedi Berharap Bantuan Pemkab Sukabumi
"Padahal pihak rumah sakit di Bandung siap menyediakan kendaraan buat antar jemput Kang Karim dari rumah singgah ke rumah sakit untuk radio terapi," tambah Panji.
Sekadar diketahui, upaya pengobatan Karim mendapat bantuan sukarela dari sejumlah relawan. Selain dari Yayasan IKA 05, juga relawan dari Aksi Cepat Tanggap (ACT), relawan Swamar Peduli, serta Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui puskesmas di Warungkiara.