SUKABUMIUPDATE.com – Bangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu) milik Zenal Arifin (47 tahun), guru ngaji di Kampung Parungseah Kidul, RT 04/07, Desa Parungseah, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mendapat bantuan renovasi dari Sukabumi Tiger Club (STC), salah satu komunitas otomotif.
“Alhamdulillah, kita semua bisa meringankan bebannya Pak Ustad, meskipun tidak sepenuhnya,†ujar Andri Kurniawan (38 tahun), relawan STC sekaligus penggagas rehab rumah Zenal, kepada sukabumiupdate.com, Selasa (31/10/2017).
BACA JUGA: Pesta Demokrasi di Kabupaten Sukabumi, Sepasang Guru Ngaji Ini Tinggal di Rutilahu
Adapun dana rehab rumah tersebut, kata Andri, didapatnya dari beberapa donatur yang digalang Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Persis, dan Sehati Sukabumi, dan pengerjaannya bergotong royong bersama warga.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur, doa selama ini dikabulkan yang maha kuasa, dan saya ucapkan terma kasih sebesar-besarnya kepada seluruh relawan dan donatur yang membantu perbaikan rumah saya yang kurang lebih delapan tahun, kalau hujan selalu bocor serta dirundung kegelisahan, karena takut roboh,†timpal Zenal, dalam kesempatan sama.
BACA JUGA:Â Rumah Janda Empat Anak di Simpenan Kabupaten Sukabumi, Ambruk
Sementara Irwan Firmasyah (48 tahun), relawan lainnya menambahkan tujuan perbaikan rumah guru ngaji tersebut untuk meringkan beban keluarganya.
“Selama ini kami menggalang dana hanya dari hamba-hamba Allah, belum ada dari pemerintah. Tapi dari desa, siap membantu, hal itu disampaikan waktu rapat persiapan pembangunan, malam Sabtu kemarin,†terang Irwan masih dalam kesempatan sama.
