SUKABUMIUPDATE.com - Sebelum rumah Yayat Suyatna (60 tahun) warga Kampung Parigi, RT 25/04, Desa Palasari Hilir, Kecamatan Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, tertimpa material longsor, sebelumnya keluarga mendegar suara pletek (kayu yang akan patah) dibagian atap dapur.
“Saya kira suara kucing yang melompat ke bagian atap. Padahal suara itu dari tanah tebing setinggi empat meter dan panjang lima meter yang tepat berada di belakang rumah saya. Tak lama kemudian, terdengar suara benturan teras. Brugggh. Ruang tengah berukuran 3x4 meter hancur,†terangnya Rabu (30/8/2017) sekitar pukul 10.00 WIB.
BACA JUGA:Â Dihantam Longsor, Rumah Yayat di Parungkuda Kabupaten Sukabumi Rusak Berat
Ia mengatakan saat kejadian seperti ada yang menarik dirinya ke luar rumah. “Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kami sekeluarga selamat. Saya sangat berharap ada bantuan dari Pemerintah Daerah untuk memperbaiki rumah saya yang rusak,†harapnya.
Yayat menambahkan, rumah itu dihuni delapan jiwa, yakni, Nyi Yaya Rohayati (55 tahun), Hendra (33 tahun), Dede M Rachmat (32 tahun), Ade Aris Rifaldi (27 tahun), Maman Syaiful Rachman (25 tahun), Fitri Meigiwaty (18 tahun), dan Rumsih (55 tahun).
Ia mengakui, longsor ini kali kedua terjadi. “Saya masih khawatir terjadi longosr susulan,†katanya.