Sambangi Keluarga SR Siswa SD Negeri Longkewang Kabupaten Sukabumi, Mensos Ingatkan Efek Medsos

[object Object]
Jumat 11 Agu 2017, 11:40 WIB
Sambangi Keluarga SR Siswa SD Negeri Longkewang Kabupaten Sukabumi, Mensos Ingatkan Efek Medsos

SUKABUMIUPDATE.com – Menteri Sosial (Mensos) RI, Khofifah Indar Parawansa mengatakan sekarang efek media sosial begitu dahsyat, sehingga sebuah kejadian dapat cepat menyebar.

Ditambah, kata Khofifah, ada sebuah "virus" dimana hampir setiap orang gemar menyebar berbagai kejadian ke dalam akun mereka, sehingga informasi cepat terdiseminasi.

Namun demikian, lanjut Khofifah dalam siaran pers yang diterima sukabumiupdate.com, kasus yang menimpa SR (8 tahun), siswa Kelas II SD Negeri Longkewang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, harus menjadi bahan pembelajaran bagi seluruh pihak, terutama keluarga dan sekolah, terlebih korbannya sampai meregang nyawa.

BACA JUGA: Ke Sukabumi, Mensos Berikan Dukungan Moril Kepada Keluarga SR

Perundungan sendiri, kata Khofifah, bisa terjadi tak hanya fisik, tetapi juga psikis. Khofifah menambahkan, aksi perundungan atau bullying tidak bisa dibiarkan begitu saja, lantaran memiliki efek yang besar.

Bagi si pelaku, sambung Khofifah, kemungkinan akan berkembang menjadi pribadi yang kurang baik di masa depan. Sementara korban bullying lanjutnya, juga berpotensi memiliki kecenderungan untuk balas dendam.

"Bullying bisa juga terjadi di media sosial, dan yang dikhawatirkan ini bisa menyebabkan suicide bullying atau perundungan yang mengakibatkan korban memilih bunuh diri karena depresi," ujarnya saat berkunjung ke kediaman keluarga SR di Kampung Citiis, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jumat (11/8/2017).

BACA JUGA: Keluarga SR di Citiis Kabupaten Sukabumi, Siap Sambut Kedatangan Mensos RI

Khofifah menuturkan, semoga ada titik terang terhadap kasus kematian SR, karena sempat terjadi kesimpangsiuran penyebab kematian SR, yang juga disebut-sebut memiliki penyakit bawaan.

"Yang jelas, pihak sekolah harus bertanggungjawab atas kejadian tersebut, mengingat kejadian berlangsung di sekolah. Menurut saya, ini bisa diakibatkan kelalaian guru dan sekolah," ujarnya.

Khofifah berharap, agar kasus bullying seperti ini menjadi yang terakhir. Ia pun meminta kepada masyarakat, untuk tidak mudah menyebarkan konten berbau kekerasan via media sosial.

BACA JUGA: Wafat SR, Siswa SD Negeri Longkewang Kabupaten Sukabumi Dapat Perhatian Khusus Mensos Khofifah

"Disadari atau tidak, tayangan-tayangan tersebut, seperti memberi contoh untuk melakukan hal serupa. Seperti dulu, saat ada tayangan smackdown dimana banyak anak-anak yang akhirnya mengikuti aksi yang ia tonton,” sebutnya.

Berbagai aksi kekerasan dalam tayangan tersebut ditiru, kata Khofifah, padahal itu hanya untuk ditonton, tidak untuk ditiru.

“Jangan sampai generasi penerus bangsa ini menjadi generasi yang lekat dan dekat dengan berbagai tindakan kekerasan dan anarkis," imbaunya.

Berita Terkini