SUKABUMIUPDATE.com - Meninggalnya Min Sumarni alias Emin (33) warga Kampung Cidadap RT 03/02, Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, saat bekerja sebagai operator mesin jahit di PT Koin Baju Global, meninggalkan duka mendalam bagi rekan sepekerjaannya.
Min, janda dengan anak satu itu, diceritakan beberapa rekan korban, sempat berteriak sebelum terhempas ke meja mesin jahit. Ia menghembuskan nafas terakhir sebelum mendapatkan penanganan medis di RS Bhakti Medicare, Kecamatan Cicurug.
Pihak perusahaan tempatnya bekerja sempat menolak dilakukan otopsi, dan meminta agar jasad Min langsung dibawa pulang untuk dikuburkan. Namun, pihak keluarga berinisiatif melakukan otopsi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi, Kecamatan Cibadak. Hasil otopsi tim dokter forensik menyimpulkan, Min meninggal dunia akibat tersengat listrik di jari kelingking dan langsung ke jantung.
Di mata teman-teman sepekerjaan, ia dikenal sebagai sosok sahabat yang baik, rajin shalat, periang, sekaligus motivator bagi sahabat-sahabatnya.
“Dia teman akrab saya. Almarhumah itu periang, terbuka, rajin shalat, dan baik. Bahkan ia sering menyemangati teman-teman senasib di pabrik ini. Kini, sapaan akrabnya sudah tak terdengar lagi,†tutur Siti Saadah (40), saat bertemu sukabumiupdate.com di tempat kerjanya di Kampung Lemburkolot, Desa Tenjo Ayu, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Selasa (7/3).
Sebagai teman satu line, tambah dia, keakraban mereka bukan hanya bersama di tempat kerja saja. Bahkan, antara Min dengan karyawati lainnya sering melakukan makan bersama atau botram, baik saat jam istrahat, maupun pada hari libur kerja.
Min, sebut dia lebih jauh, belum lama bekerja di perusahaan tersebut, baru sekitar sembilan bulan. Namun banyak hal yang ia dapat dari sahabatnya itu. “Dia sangat bertanggungjawab dengan tugasnya di sini. Kasihan anaknya masih kecil, semoga ada jalan keluar†tuturnya.
BACA JUGA:
Polsek Cicurug Gelar Olah TKP di PT Koin Baju Global Kabupaten Sukabumi
Ini Tuntutan Keluarga Buruh Wanita PT Koin Baju Global Cicurug Kabupaten Sukabumi Tewas
Ini Hasil Otopsi Tewasnya Buruh Wanita PT Koin Baju Global Cicurug Kabupaten Sukabumi
Siti mengaku masih mengingat betul saat Min tersender di mesin jahit setelah tersengat listrik. “Saya langsung teriak minta tolong saat Emin terpekik dan tersender di mesin sewing. Saya tak menyangka ia akan secepat ini berpulang secepat ini. Padahal sebelum tersengat listrik, ia baru selesai menunaikan shalat Ashar. Paling sekitar lima menit dia beres shalat,†lirih Siti.
Bukan hanya sahabatnya yang merasa kehilangan, anak satu-satunya dan juga jeluarganya sangat kehhilangan. Selain sebagai orang tua tunggal, Emin termasuk tulangpunggung keluarga. Tak banyak pihak keluarga menceritakan kish Emin.
Namun paman korban, Supendi (50) meminta manajemen perusahaan bertanggungjawab atas meningalnya Emin. “Kami meminta ada tindakan terhadap perusahaan yang mengakibatkan keponakan saya meninggal. Ini bukan kelalaian keponakan saya. Harusnya perusahaan melakukan pengecekan mesin sebelum dipergunakan oleh karyawan,†tutur Supendi.
Selain itu, ia meminta PT Koin Baju Global harus memikirkan nasib anak semata wayang Emin bernama Dara (4) yang masih duduk di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).