SUKABUMIUPDATE.com - Puluhan warga Kampung Bantarmuncang, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, akhirnya menanam pohon pisang di Jalan Perintis Kemerdekaan yang amblas lebih dari separuh lebar jalan.
Aksi tersebut dilakukan karena hingga saat iini belum juga ada perhatian dari pihak pemerintah. Khawatir terjadi kecelakaan di jalan yang menghubungkan Cibadak-Cikembar ini, warga pun berinisiatif menanam pohon pisang supaya para pengguna jalan lebih berhati hati.
Sandi Kurnia (48), salah seorang warga menjelaskan, ia bersama warga lainnya merasa prihatin dengan kondisi jalan rusak dan nyaris putus tersebut. "Kok belum ada tanggpan dari pemerintah, padahal jalan ini salah satu jalan yang hidup 24 jam, makanya saya dengan warga bahkan kepala desa pun menanam pohon ini," kepada sukabumiupdate.com, Senin (6/3).
BACA JUGA:
Sisakan Dua Meter, Jalan Amblas Jalur Cibadak-Cikembar Kabupaten Sukabumi
Karyawan PT Starcom Parungkuda Kabupaten Sukabumi Bantu Perbaiki Jalan Amblas
Jalan Raya Sagaranten Kabupaten Sukabumi, Amblas
Sandi berharap amblas jalan bisa segera ditangani. Ia juga berharap ada petugas dari kepolisian atau Dinas Perhubungan (Dishub) yang mengatur lalu lintas di lokasi amblasnya jalan. "Jangan berlarut-larut. Warga jadi ikut mengatur lancarnya lalu lintas, ya semestinya harus ada dari kepolisian atau dinas perhubungan yang mengatur lalin ini."
Sementara Kepala Desa Sekarwangi Anwar Saepudin, saat dikonfirmasi menjelaskan, gorong-gorong tersebut sudah lama tidak diperbaiki. "Airnya deras di bawah, sedangkan di atasnya setiap hari dilintasi kendaraan. Ini bukan jalan kabupaten tapi jalan provinsi, saya harap pemerintah provinsi melihat kondisi ini dan segera memperbaikinya."
Anwar mengkahawatirkan terjadi kecelakaan, terlebih pada malam hari, di lokasi tersebut minim penerangan. "Di sini gelap kalau malam, padahal. Kalau subuh, di sini tempat ngetem angkot, karena banyak warga yang mau ke pasar."
