SUKABUMIUPDATE.com - NNS (8) siswa salah satu sekolah dasar, warga Kampung Cibeber, Desa Sirnasari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, menjadi korban tindak asusila anggota keluarganya sendiri.
Aksi bejad yang terjadi pada tanggal 20 Januari 2017 silam itu, hingga saat ini menyisakan ketakutan dan traumatik mendalam pada diri korban.
“Kalau dirumah suka murung, emosi tidak terkontrol, suka takut. Sering mengeluh perutnya sakit,†ungkap ayah korban Hasan (35) yang ditemui sukabumiupdate.com, di rumahnya, Rabu (8/2).
BACA JUGA:
Nyaris Diperkosa, Wanita di Pinggir Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi Diimingi Gaji Rp1,2 Juta
Perempuan Asal Bogor Ditemukan Menangis di Emperan Toko di Kota Sukabumi
Bohongi Gadis Dibawah Umur, Ujang Kantong Warga Palabuhanratu Ditangkap Polisi
Lanjut Hasan, pasca kejadian pelecekan seksual yang dilakukan oleh pamannya sendiri, korban dibawa ke Rumah Sakit Palabuhanratu oleh pihak Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi. Setelah divisum, korban dibawa pulang ke rumah.
“Sudah masuk sekolah lagi tapi maunya diantar dan ditunggui sampai jam belajar beres, dia masih takut,†lanjut Hasan.
Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas ini tak menyangka, adik iparnya DD tega melakukan pelecehan seksual pada korban. “Saya sakit hati, pelakunya adik ipar saya. Dia kabur dan belum ketangkap. Semoga dihukum berat,†pungkas Hasan.