SUKABUMIUPDATE.com - Pedagang daging ayam potong di Pasar Semi Modern Cibadak, Kabupaten Sukabumi, mengeluhkan minimnya pembeli di saat harga daging ayam alami penurunan harga dalam sepekan terakhitr ini. Akibatnya, barang dagangan menumpuk akibat sepi pembeli.
Pantauan sukabumiUpdate.com, Senin (6/2), di Pasar Cibadak, harga daging ayam yang sebelumnya Rp32 ribu, kini menjadi Rp28 ribu per kilogram. Penurunan harga ini terjadi  karena harga dari peternak alami penurunan.
Menurut Jejen (45) seorang pedagang daging ayam di Pasar Cibadak, biasanya tengkulak memasok daging ayam kepada para pedagang sebesar Rp80 ribu/kg, kini hanya Rp15 ribu/kg. “Sedangkan harga dari peternak ke tengkulak 12 ribu Rupiah per kilogram. Pedagang menjual 28 ribu Rupiah per kilogram karena adanya biaya pemotongan dan transportasi.â€
Kendati alami penurunan, jelas dia, tingkat penjualan pedagang tidak alami peningkatan. Pada harga Rp32 ribu/kg, pedang masih bisa menjual hingga 100 ekor. “Ini malah terbalik. Pedagang hanya bisa menjual 40 ekor per hari,†keluh dia.
Ia mengaku, dengan rendahnya angka penjualan, pedagang alami kerugian karena tidak mampu menutupi biaya operasional.
BACA JUGA:
Di Pasar Cibadak Rp120 Ribu/Kg, Ini Harga Cabai Rawit di Petani Kabupaten Sukabumi
Pedagang Pasar Cibadak Berharap Operasi Pasar Empat Komoditas
Empat Komoditas Sayur Naik Dua Kali Lipat di Pasar Cibadak
Hal senada diungkapkan Jamaludin (32), pedagang ayam lainnya di pasar yang sama. Ia mengaku hanya bisa menjual daging ayam potong sebanyak dua kuintal dari biasanya empat kuintal. “Daya beli masyarakat menurun di saat harga turun. Kalau begini terus, kami bangkrut. Saya menduga minimnya daya beli masyarakat karena fluktuatif harga."
Akibat minimnya penjualan pedagang, kata dia, telah terjadi perang harga. Di mana untuk mempercepat penjualan, pedagang lainnya melakukan perang harga dengan menjual di bawah harga pasaran. “Ada pedagang menjual daging ayam dengan harga 26 ribu Rupiah per kilogram. Persaingan tidak sehat ini smeakin memperpuruk angka penjualan.â€
Para pedagang ini berharap Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sukabumi, melalui Dinas Perdagangan Usaha Kecil dan Menengah (Disdag UKM) turun tangan untuk menstabilkan harga. “Harus ada upaya dari Pemda untuk menstabilkan harga agar tidak terjadi persaingan tidak sehat,†saran dia.Â
