Tiga Tahun Warga Cisero Sukaraja Kabupaten Sukabumi Buang Sampah Sembarangan

[object Object]
Sabtu 04 Feb 2017, 02:54 WIB
Tiga Tahun Warga Cisero Sukaraja Kabupaten Sukabumi Buang Sampah Sembarangan

SUKABUMIUPDATE.com - Sudah tiga tahun warga Kampung Cisero RT 02/06, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, kesulitan membuang sampah. Hal ini dikarenakan dua tempat sampah yang ada saat ini tidak memadai, bahkan sudah ditutup karena tidak dizinkan pemilik tanah.

"Sebelumnya ada bak sampah tinggi lingkungan kampung ini sekarang sudah rusak akibat tidak dipelihara dan terkena longsoran," ujar Ketua RT 02/06, Nana Sumpenan kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (4/2).

Ia menambahkan, bak sampah tersebut dulunya dibangun oleh Desa Pasirhalang, namun saat ini rusak. Sampah meluber ke selokan irigasi yang menjadi salah satu sumber air rumah tangga warga.

“Jumlah penduduk di RT 02/06 sebanyak 103 kepala keluarga. Kita butuh tempat sambah yang lebih besar. Tadinya mau dibangun sama warga di lokasi awal namun tidak diizinkan oleh pemilik lahan,” terang Nana.

BACA JUGA:

Tempat Sampah Liar di Perbatasan Kota dan Kabupaten Sukabumi

Camat Cicurug Kabupaten Sukabumi: Stop Bongkar Muat Sampah di Bahu Jalan

Sampah Kotori Trotoar Cibadak, Pemkab Sukabumi Akui Kurang Maksimal

Persoalan warga bertambah, karena tempat pembuangan sampah sementara di pinggir jalan raya rencananya akan diubah menjadi bangun pos ronda. “Kita juga meminta pelayanan angkut sampah oleh pemerintah daerah (Pemda) bisa sampai ke pemukiman, karena selama ini sampah-sampah ini tidak pernah diangkut,” tambah salah seorang warga lainnya, Indra Utama (45).

Menurut Indra, masalah pelayanan sampah ini masih belum ada solusi terkait biaya pengangkutan yang pernah diajukan oleh petugas. “Namanya warga kampung dimintai uang sampah malah memilih buang sampah sembarang, apalagi dimintai dana untuk banguan tempat pembuangan sampah, susah karena memang tidak semuanya mampu,” lanjut Indra.

Sejak dua tahun silam, warga mengajukan permintaan pelayanan angkut sampah namun hingga saat ini belum terealisasi. “Sudah ada melakukan komunikasi dengan dinas terkait waktu itu, alasannya armada truk kurang dan sedang menunggu pengadaan dari Pemda. Nggak tahu lagi kabarnya sekarang,” pungkasnya.

Berita Terkini