Bupati Sukabumi: BPJS Sebaiknya Dibubarkan!

Selasa 10 Maret 2020, 09:24 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Bupati Sukabumi, Marwan Hamami menyebut Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS sebaiknya dibubarkan. Hal itu menyusul putusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan kenaikan tarif BPJS.

BACA JUGA: Iuran BPJS Kesehatan Belum Berubah Meski MA Sudah Keluarkan Putusan

Ungkapan tersebut disampaikan Marwan saat diwawancarai usai menghadiri Dialog dan Silaturahmi bersama Bupati Sukabumi di Kampung Mariuk, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Selasa (10/3/2020).

"Kalau saya, secara pribadi ya, bubarkan saja BPJS, teu kudu mayar deui (tidak usah bayar lagi). Balikan lagi ke daerah, jadi Jamkesda lagi. Ulah lieur dua kali (jangan bikin pusing dua kali). Sudah BPJS harus dibayar oleh pemerintah daerah, masyarakat yang tidak punya BPJS nuntuk lagi ke kita, ke Pemda. Double anggaran," kata Marwan.

BACA JUGA: Iuran BPJS Batal Naik, Bagaimana Nasib yang Sudah Membayar?

Marwan menilai, lebih baik kembali lagi pada Jamkesda. "Itu pertanggungjawaban negara kan. Kalau BPJS mah asuransi. Kalau Jamkesda itu negara memperhatikan rakyatnya. Kalau BPJS mah bayar. Tapi ketika telat sedikit, tidak bisa dikomplen, balik lagi ke bantuan sosial. Kadang-kadang sok ngalieurkeun (kadang-kadang suka bikin pusing). Kalau saya mah lebih setuju dibubarkan," tegasnya.

BACA JUGA: MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Ini Detailnya!

Kendati demikian, masih kata Marwan, ia bukannya tidak patuh atau fatsun kepada aturan pemerintah, namun ia mengaku seringkali dibuat pusing oleh BPJS dan tak jarang malah menjadi beban masyarakat.

"Bukan kita tidak fatsun aturan pemerintah, tapi ya itu tadi bikin lieur (pusing). Sudah utang ke rumah sakit kemudian rumah sakit balik lagi ke Pemda," tandas Marwan.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkini
Sukabumi27 Februari 2024, 01:48 WIB

Disangka Geng Motor, 3 Warga Bogor Nyaris Dihakimi Massa di Ciutara Sukabumi

Berikut kronologi dan pemicu tiga pemuda asal Bogor disangka Geng Motor dan nyaris dihakimi Massa di Ciutara Sukabumi.
Tangkapan layar video 3 pemuda asal Bogor ditangkap dan nyaris dihakimi massa di Ciutara Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi Memilih27 Februari 2024, 01:34 WIB

Golkar Potensi Kuasai DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Suara Tertinggi

Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus melaporkan update pemilihan DPRD Kabupaten Sukabumi melalui situs pemilu2024.kpu.go.id.
Golkar Kabupaten Sukabumi | Foto Ist
Game26 Februari 2024, 23:49 WIB

Cake Resume Quiz Lagi Viral, Ini Cara Bermain dan Ikuti Tesnya

Cake Resume Quiz sedang viral di media sosial. Tes ini akan mengungkapkan kepribadian dan pekerjaan apa yang cocok untuk anda. Berikut linknya.
Tampilan Utama dari Cake Resume Quiz yang Viral. Sumber Foto: Website/ooopenlab.cc
Nasional26 Februari 2024, 23:40 WIB

Sandiaga Uno Isyaratkan PPP Tak Menutup Opsi Gabung Koalisi Prabowo-Gibran

Ketua Bappilu PPP Sandiaga Uno mengaku akan sangat terhormat jika diajak membangun bangsa di Kabinet Pemerintahan yang baru.
Ketua Bappilu PPP Sandiaga Uno saat kampanye di Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jumat (29/12/2023) sore. (Sumber : SU/Ibnu)
Entertainment26 Februari 2024, 23:03 WIB

Profil dan Fakta Andryan Gama Suami dari Youtuber Nessie Judge

Youtuber Nessie Judge mengumumkan pernikahannya dengan Andryan Gama pada Minggu (25/2/2024). Hal tersebut membuat Nerrorist terkejut.
Andryan Gama dan Nessie Judge ketika Pernikahan berlangsung pada Minggu (25/2/2024) di Alila SCBD Jakarta. Sumber Foto: Instagram/@thebridestory
Sukabumi26 Februari 2024, 22:54 WIB

PLN Indonesia Power Resmikan Pondok Konservasi Penyu Hijau di Ciracap Sukabumi

Peresmian ini dalam rangka Program Keanekaragaman Hayati Konservasi Penyu Hijau dan Rehabilitasi Lingkungannya (Kopi Hideung).
Suasana saat peserta Resmikan Pondok Konservasi Pangumbahan Turtle Park di Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Produk26 Februari 2024, 22:19 WIB

Harga Beras Mahal, Diskumindag Kota Sukabumi Ajak Masyarakat Beralih ke SPHP

Di tengah mahalnya harga beras premium, Diskumindag pastikan stok beras di Kota Sukabumi aman untuk satu bulan kedepan.
Gelaran operasi pasar murah Beras SPHP di Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Senin (26/2/2024). (Sumber : SU/Asep Awaludin)
Sukabumi26 Februari 2024, 21:43 WIB

Cerita Emak-emak Sukabumi Antri Demi Beras Murah, Pulang Dengan Tangan Kosong

Tingginya antusiasme warga membuat stok beras SPHP sebanyak 30 ton yang diperuntukan untuk warga Desa Karang Tengah Cibadak tidak mencukupi. Sejumlah emak-emak hanya bisa pasrah dan pulang dengan tangan kosong
Warga mengantri beras murah di Desa Karang Tengah Cibadak Sukabumi | Foto : Ibnu Sanubari
Bola26 Februari 2024, 21:00 WIB

Kembali ke Si Jalak Harupat, Mark Klok Bertekad Kembali ke Jalur Kemenangan

Kapten Persib Bandung Marc Klok berharap tuah dari Stadion Si Jalak Harupat setelah Maung Bandung resmi kembali berkandang di sana
Kapten Persib Bandung Marc Klok berharap tuah dari Stadion Si Jalak Harupat setelah Maung Bandung resmi kembali berkandang di sana | Foto: Instagram/@marcklok
Sukabumi26 Februari 2024, 20:58 WIB

12 Pelajar Sukabumi Diserahkan Ortu dan Guru ke Polisi Gegara Hendak Tawuran

Belasan siswa SMK di Sukabumi diserahkan Ortu dan Guru ke Polisi untuk dibina gegara diduga terlibat dalam rencana aksi tawuran antarpelajar.
Para siswa SMK sedang diamankan di Polsek Sukaraja Mapolres Sukabumi Kota pada Senin (26/2/2024) karena diduga hendak terlibat tawuran. (Sumber : Istimewa)