SUKABUMIUPDATE.com - Universitas Nusa Putra kembali berkontribusi dalam pengembangan pendidikan tinggi nasional. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia secara resmi menetapkan Universitas Nusa Putra sebagai salah satu dari 74 perguruan tinggi di Indonesia yang dipercaya menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) dan Applied Approach (AA) untuk periode 2026–2030.
Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 114/B/KPT/2026 tentang Perguruan Tinggi Penyelenggara Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) dan Applied Approach (AA), yang ditetapkan pada 12 Oktober 2026 kemarin.
Keputusan ini menjadi tonggak penting bagi Universitas Nusa Putra dalam memperluas kontribusinya terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia pendidikan tinggi Indonesia. Tidak lagi hanya berorientasi pada pengembangan kompetensi dosen di lingkungan internal, Nusa Putra kini memperoleh kepercayaan pemerintah untuk turut berperan dalam penguatan profesionalisme dan kompetensi pedagogik dosen lintas perguruan tinggi.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Penelitian dan Pengabdian Nusa Putra Dr. Samsul Pahmi mengungkapkan, kepercayaan tersebut sekaligus menandai bahwa semakin luasnya peran Nusa Putra sebagai institusi pendidikan tinggi yang tumbuh dari Sukabumi dan terus mengembangkan reputasi akademiknya di tingkat nasional maupun internasional.
Baca Juga: SALAH: Penggunaan Sumur Bor akan Dikenai Pajak Setara PDAM
“Penetapan sebagai penyelenggara PEKERTI dan AA melengkapi berbagai capaian strategis Universitas Nusa Putra dalam penguatan mutu pendidikan tinggi. Pada 2025, Nusa Putra berhasil meraih predikat Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) berdasarkan Keputusan Nomor 2659/SK/BAN-PT/Ak/PT/IX/2025. Capaian tersebut merupakan pengakuan terhadap kualitas tata kelola, penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi, serta sistem penjaminan mutu institusi,” terangnya kepada media, Selasa (13/10.2026).
Lebih lanjut Dr. Samsul Pahmi juga mengatakan bahwa reputasi akademik Nusa Putra juga diperkuat melalui akreditasi internasional sejumlah program studi dari Agency for Quality Assurance through Accreditation of Study Programmes (AQAS), Jerman, yang terdaftar dalam European Quality Assurance Register for Higher Education (EQAR), serta penerapan standar sistem manajemen organisasi pendidikan ISO 21001:2018.
“Di tingkat internasional, Nusa Putra juga telah memperoleh pengakuan melalui pemeringkatan QS Asia University Rankings dan Times Higher Education, yang mencerminkan perkembangan institusi dalam memperluas daya saing dan kontribusinya terhadap pendidikan tinggi global,” tambahnya.
Berbagai capaian tersebut menjadi landasan penting bagi Nusa Putra untuk mengembangkan peran yang lebih luas. Penetapan sebagai penyelenggara PEKERTI dan AA memberikan kesempatan bagi universitas untuk menjadikan pengalaman pengembangan mutu akademiknya sebagai bagian dari kontribusi terhadap peningkatan kualitas dosen Indonesia.
Baca Juga: OTT KPK di BNPB, Uang Sitaan Diperkirakan Lebih dari Rp1 Miliar
Mengintegrasikan Pedagogi, Teknologi, dan Inovasi Pembelajaran
Salah satu kekuatan Nusa Putra dalam mendukung penyelenggaraan program peningkatan kompetensi dosen adalah komitmennya terhadap pengembangan pembelajaran inovatif, pemanfaatan teknologi digital, dan penguatan ilmu pedagogi.
Melalui pendekatan Outcome-Based Education (OBE), pengembangan pembelajaran berbasis teknologi, serta integrasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam proses pendidikan, Nusa Putra terus mendorong sistem pembelajaran yang berorientasi pada capaian kompetensi dan kebutuhan peserta didik.
Kapasitas tersebut turut diperkuat dengan keberadaan Program Studi Magister Pedagogi yang mengintegrasikan ilmu pedagogi, kepemimpinan transformasional, inovasi teknologi digital, dan pengembangan pendidikan berbasis penelitian.
Pengembangan bidang pedagogi ini menjadi modal akademik yang relevan dalam mendukung pelaksanaan PEKERTI dan AA, khususnya dalam penguatan desain instruksional, strategi pembelajaran, evaluasi hasil belajar, serta pemanfaatan teknologi pendidikan.
Selain itu, lingkungan akademik Nusa Putra yang multinasional, dengan mahasiswa dari berbagai negara, memberikan pengalaman tersendiri dalam membangun proses pembelajaran yang adaptif terhadap keragaman budaya dan perkembangan pendidikan global.
Baca Juga: Perkuat Kapasitas Jurnalis di Era AI, 99 Peserta Ikuti Pelatihan Luring AI for Journalism
Kombinasi antara budaya mutu, inovasi teknologi, pengembangan pedagogi, dan internasionalisasi pendidikan tersebut menjadi kekuatan yang dapat dioptimalkan untuk menghadirkan program pelatihan dosen yang berkualitas, relevan, dan berorientasi pada kebutuhan pendidikan tinggi masa depan.
Berkontribusi terhadap Profesionalisme Dosen Indonesia
PEKERTI dan AA merupakan dua program strategis dalam pengembangan kompetensi pedagogik dan profesionalisme dosen di Indonesia. PEKERTI berfokus pada penguatan keterampilan dasar dosen dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi proses pembelajaran. Sementara itu, AA diarahkan pada pengembangan kemampuan dosen dalam menerapkan pendekatan pembelajaran yang lebih mendalam, sistematis, dan inovatif.
Kedua program tersebut memiliki peran penting dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi yang semakin kompleks, terutama di tengah percepatan transformasi digital, perkembangan kecerdasan buatan, dan perubahan kebutuhan kompetensi lulusan.
Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 114/B/KPT/2026, hasil pelatihan yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi yang telah ditetapkan secara resmi diakui sebagai salah satu persyaratan untuk mengikuti Sertifikasi Pendidik untuk Dosen.
Dengan demikian, kepercayaan yang diberikan kepada Nusa Putra memiliki arti strategis, tidak hanya dalam peningkatan kemampuan mengajar, tetapi juga dalam mendukung pengembangan profesionalisme dan karier akademik dosen Indonesia. (*)















