Tata Cara Membaca Al Fatihah Untuk Diri Sendiri untuk Mendapatkan Kebaikan

Tata Cara Membaca Al Fatihah Untuk Diri Sendiri untuk Mendapatkan Kebaikan

Ilustrasi - Cara membaca atau mengirimkan Al Fatihah untuk diri sendiri agar mendapat kebaikan dari Allah SWT. (Sumber : Freepik/@freepik)

SUKABUMIUPDATE.com - Surat Al-Fatihah merupakan surah pembuka dalam Al-Qur'an yang memiliki kedudukan istimewa bagi umat Islam dan dibaca dalam setiap rakaat sholat.

Selain membacanya saat beribadah, sebagian umat Islam juga mengamalkan Surat Al-Fatihah sebagai bentuk doa dan ikhtiar memohon pertolongan serta kebaikan dari Allah SWT.

Membaca Al-Fatihah untuk diri sendiri dapat dilakukan dengan niat berdoa, memohon perlindungan, petunjuk, dan keberkahan dalam menjalani kehidupan.

Mengutip dari berbagai sumber, ada manfaat spesifik yang akan dirasakan jika rutin membaca Al Fatihah untuk diri sendiri, yaitu;

Baca Juga: Mengenal Pasir Datar Galunggung, “Bromo-nya Tasikmalaya” di Kaki Gunung Galunggung

  • Sebagai Penawar dan Obat (Asy-Syifa): Berfungsi sebagai media penyembuhan penyakit fisik, racun, gigitan hewan berbisa, maupun penyakit hati seperti riya, sombong (ujub), dan iri.
  • Sebagai Sarana Ruqyah Mandiri: Membantu melindungi diri dari gangguan jin, setan, serta energi negatif.
  • Menjaga Kesehatan Mental: Memberikan ketenangan batin, meredakan kecemasan, serta membantu mengelola stres.
  • Meringankan Aktivitas Harian: Memohon keberkahan, kemudahan, dan kelancaran dalam menjalankan tugas atau urusan sehari-hari.
  • Mencegah Perilaku Buruk: Mendekatkan diri kepada kebaikan serta membantu mengontrol diri agar terhindar dari perbuatan tercela (sejalan dengan hikmah salat dan zikir).

Lalu bagaimana tata caranya? Berikut penjelasannya seperti dikutip dari laman Al Quran Online.

Baca Juga: Perkelahian Bersenjata Tajam di Cireunghas Sukabumi, Dua Pria Luka Berat

1. Membaca tawasul atau niat terlebih dahulu

Awali dengan menghadirkan niat dalam hati bahwa kamu membaca Surat Al-Fatihah untuk memohon kebaikan, perlindungan, petunjuk, dan keberkahan dari Allah SWT bagi diri sendiri.

Dalam tradisi sebagian masyarakat Muslim, ada yang mengawali dengan bacaan khususon ilaa ruuhi nafsii atau Khususon ila ruhi fil jasad, lalu sebut (nama sendiri) bin/binti (nama ayah/fulan).

Namun, lafaz ini bukan bacaan wajib dan tidak memiliki satu rumusan khusus yang harus diikuti.

2. Membaca istighfar

Sebelum membaca Al-Fatihah, kamu bisa membaca istighfar sebanyak tiga kali sebagai bentuk permohonan ampun kepada Allah SWT.

3. Membaca Surat Al-Fatihah

Selanjutnya, bacalah Surat Al-Fatihah dengan khusyuk dan memahami maknanya. Surah ini berisi pujian kepada Allah SWT, pengakuan bahwa hanya kepada-Nya kita menyembah dan memohon pertolongan, serta permohonan agar ditunjukkan jalan yang lurus.

4. Memanjatkan doa untuk diri sendiri

Setelah membaca Al-Fatihah, lanjutkan dengan berdoa menggunakan bahasa sendiri. Misalnya:

“Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku, berikanlah aku petunjuk menuju jalan yang Engkau ridai, lindungilah aku dari segala keburukan, lapangkanlah hatiku, mudahkanlah urusanku, dan limpahkanlah kepadaku rezeki yang halal serta berkah. Jadikanlah aku hamba-Mu yang senantiasa bersyukur dan taat kepada-Mu. Aamiin.”

5. Menutup dengan shalawat

Kamu dapat menutupnya dengan membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW dan mengucapkan hamdalah sebagai bentuk pujian serta rasa syukur kepada Allah SWT.

Itulah cara membaca atau mengirimkan Al Fatihah untuk diri sendiri agar mendapat kebaikan dari Allah SWT.

Editor:Dede Imran
Berita Terkini