Ajak Bicara dengan Perasaan, 9 Cara Mengatasi Anak Stres Karena Sering Dimarahi Orang Tua

Jumat 19 April 2024, 19:00 WIB
Ilustrasi. Mengatasi stres yang disebabkan oleh seringnya anak dimarahi oleh orang tua memerlukan pendekatan yang sensitif dan mendukung. (Sumber : pixabay.com/@AnnieSpratt)

Ilustrasi. Mengatasi stres yang disebabkan oleh seringnya anak dimarahi oleh orang tua memerlukan pendekatan yang sensitif dan mendukung. (Sumber : pixabay.com/@AnnieSpratt)

SUKABUMIUPDATE.com - Anak yang sering dimarahi oleh orang tua dapat mengalami tingkat stres yang tinggi. Marah dan tekanan yang berulang dari orang tua bisa memiliki dampak negatif yang signifikan pada kesejahteraan mental dan emosional anak.

Anak yang terus-menerus mengalami stres memiliki risiko lebih tinggi mengembangkan gangguan kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, dan gangguan perilaku. Anak yang stres dan tidak diatasi dapat berdampak jangka panjang pada kesehatan mental mereka.

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil untuk membantu anak mengatasi stres akibat sering dimarahi:

1. Coba Bicara dengan Anak

Cobalah berbicara dengan anak Anda secara terbuka dan empati. Dengarkan perasaan dan pengalaman mereka tanpa menghakimi. Ini memberi mereka kesempatan untuk berbicara tentang apa yang membuat mereka stres.

2. Berikan Dukungan Emosional

Pastikan anak tahu bahwa Anda sebagai orang tua atau pengasuh mendukung mereka. Cobalah untuk memberikan dorongan positif dan ungkapkan cinta dan kasih sayang Anda. Ini adalah salah satu cara untuk mengatasi anak stres karena sering dimarahi

3. Ajarkan Keterampilan Mengatasi Stres

Ajarkan anak Anda cara mengatasi stres dengan baik, karena ini akan membuat anak merasa lebih diperhatikan. Ini bisa melibatkan latihan pernapasan dalam, meditasi, atau teknik relaksasi sederhana.

4. Bantu Anak Memahami Emosi Mereka

Bantu anak Anda untuk memahami emosi mereka dan cara mengidentifikasi perasaan stres. Ini dapat membantu mereka mengelola emosi mereka dengan lebih baik dan bisa sebagai untuk mengatasi anak stres karena sering dimarahi.

5. Ajarkan Keterampilan Komunikasi

Ajarkan anak Anda keterampilan komunikasi yang sehat sehingga mereka dapat berbicara dengan orang tua mereka tentang perasaan mereka tanpa rasa takut. Ini adalah salah satu cara dalam mengatasi anak yang stres.

6. Beri Contoh yang Baik

Jadilah contoh yang baik dalam mengelola emosi dan konflik. Anak-anak sering meniru perilaku orang tua mereka. Dan ini juga menjadi cara dalam mengatasi anak stres karena sering dimarahi orang tua.

7. Kurangi Marah dan Kritik yang Berlebihan

Cobalah untuk mengurangi marah dan kritik yang berlebihan. Berbicaralah dengan lembut dan dengan kata-kata yang positif dan jangan menghukum anak secara berlebihan. Anak yang stres biasanya karena banyak dimarahi.

8. Ciptakan Lingkungan yang Aman

Pastikan rumah adalah tempat yang aman bagi anak Anda. Anak-anak perlu merasa nyaman dan aman di rumah karena ini merupakan salah satu kunci untuk mengatasi anak yang stres karena sering dimarahi.

9. Beri Waktu untuk Bersenang-senang

Pastikan anak Anda memiliki waktu untuk bersenang-senang dan bersantai. Aktivitas seperti bermain, berkumpul dengan teman-teman, atau mengejar hobi dapat membantu meredakan stres.

 

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Sehat23 Mei 2024, 06:00 WIB

Cara Membuat Infused Water Jeruk untuk Mengobati Kolesterol, Langkahnya Simpel!

Jeruk mengandung vitamin C, antioksidan, dan serat larut yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).
Ilustrasi. Cara Membuat Infused Water Jeruk untuk Mengobati Kolesterol (Sumber : Pexels/ToniCuenca)
Science23 Mei 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 23 Mei 2024, Sukabumi Pagi Berawan dan Hujan Siang Hari

Prakiraan cuaca hari ini wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya 23 Mei 2024.
Prakiraan cuaca hari ini wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya 23 Mei 2024. (Sumber : Freepik/wirestock)
Sukabumi22 Mei 2024, 22:29 WIB

Mantan Ketua RT di Surade Sukabumi Tewas Saat Mengembala Kambing

Tergeletak di tengah pematang sawah, mantan ketua RT di Surade Sukabumi ditemukan tewas saat mengembala kambing.
Warga dan petugas kepolisian saat akan mengevakuasi jasad mantan ketua RT di Surade Sukabumi yang ditemukan tewas di pematang sawah saat menggembala kambing. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi22 Mei 2024, 21:31 WIB

Rawan Kecelakaan, Warga Keluhkan PJU Mati di Jalan Sukawayana Sukabumi

Padamnya sejumlah PJU di jalan Sukawayana Cikakak Sukabumi atau jalan utama Palabuhanratu-Cisolok dikeluhkan warga.
Ruas jalan nasional Palabuhanratu-Cisolok di Sukawayana, Desa Cikakak, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi gelap gulita akibat matinya lampu PJU. (Sumber : SU/Ilyas)
Food & Travel22 Mei 2024, 21:00 WIB

6 Makanan Malam yang Bisa Menyebabkan Serangan Asam Urat

Yuk Ketahui Apa Saja Makanan Malam yang Bisa Menyebabkan Serangan Asam Urat. Hindari!
Ilustrasi - Penderita asam urat. Ketahui Apa Saja Makanan Malam yang Bisa Menyebabkan Serangan Asam Urat. (Sumber : Freepik.com)
Sukabumi22 Mei 2024, 20:36 WIB

Ojol Diteriaki Culik di Sukaraja Sukabumi, Polisi Sebut Hanya Keliling dengan Anak-anak

Melihat warga lain kurang kondusif, Dendra berinisiatif melapor ke polisi.
MRA (25 tahun) saat akan diamankan oleh polisi. MRA adalah driver ojol yang diteriaki penculik di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Rabu (22/5/2024). | Foto: Istimewa
Sukabumi22 Mei 2024, 20:10 WIB

Diduga Korban Tabrak Lari, Pemotor Ditemukan Terkapar di Selokan Cisaat Sukabumi

Saat ini kasus dugaan tabrak lari ini ditangani oleh pihak kepolisian. Pemotor yang ditemukan terkapar di selokan Cisaat Sukabumi sudah diketahui identitasnya.
Tempat kejadian perkara di Jalan Nasional III, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. (Sumber : SU/Asep Awaludin)
Life22 Mei 2024, 20:00 WIB

9 Aktivitas Berat di Malam Hari yang Sebaiknya Dihindari Penderita Gula Darah

Mengonsumsi makanan besar atau tinggi karbohidrat dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang signifikan. Aktivitas yang tergolong berat ini bisa diikuti oleh penurunan gula darah mendadak yang mengganggu tidur.
Ilustrasi. Makan Terlalu Banyak. Aktivitas Berat di Malam Hari yang Sebaiknya Dihindari Penderita Gula Darah. (Sumber : Pexels/n-voitkevich)
Sukabumi22 Mei 2024, 19:51 WIB

116 Siswa Bersaing, Disdik Kabupaten Sukabumi Gelar Seleksi Hafiz Tingkat SMP

Kegiatan ini bertujuan melahirkan generasi yang mencintai Alquran.
Kegiatan seleksi dan evaluasi hafiz tingkat SMP se-Kabupaten Sukabumi di SMPN 1 Cikembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Rabu (22/5/2024). | Foto: Istimewa
Cek Fakta22 Mei 2024, 19:32 WIB

CekFakta.com Deteksi Dis/Misinformasi, Google Beri Dukungan Guna Berantas Hoaks!

Kerjasama dengan CekFakta.com merupakan salah satu langkah penting GNI dalam memerangi misinformasi dan meningkatkan kualitas ekosistem berita di Indonesia.
Ilustrasi. Penyebaran Berita Melalui Koran. CekFakta.com Deteksi Disinformasi, Google Beri Dukungan Penuh Guna Berantas Hoaks. Foto: Pexels/Pixabay