bankbjb

Gelombang PHK Tak Terbendung: Indosat, Tokocrypto Susul Shopee 'Rumahkan' Karyawan

Fitriansyah
Penulis
Sabtu 24 Sep 2022, 12:44 WIB
Gelombang PHK Tak Terbendung: Indosat, Tokocrypto Susul Shopee 'Rumahkan' Karyawan

SUKABUMIUPDATE.com - Tak hanya di Sukabumi, gelombang PHK atau pemutusan hubungan kerja terus terjadi di Indonesia, tak terbendung. Selama sepekan hingga Sabtu, 24 September 2022 tercatat sejumlah perusahaan mengumumkan memangkas karyawannya.

Melansir tempo.co, setelah Shopee, Tokocrypto dan Indosat mengkonfirmasi bahwa mereka sedang melakukan proses PHK. 

Indosat Ooredoo Hutchison melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 300 karyawannya. Director & Chief of Human Resources Officer Indosat Ooredoo Hutchison Irsyad Sahroni mengatakan langkah tersebut berjalan sesuai dengan rencana dan telah diterima oleh sebagian besar karyawan yang terkena dampak.

“Prosesnya sejalan dengan peraturan perundang-undangan yang ada dan telah dilakukan dengan pertimbangan matang, secara objektif dan fair,” ujar dia lewat keterangan tertulis pada Jumat, 23 September 2022.Keputusan PHK diambil berdasarkan strategi bisnis ke depan. Perusahaan sedang menjalankan inisiatif rightsizing sebagai bentuk efisiensi. Saat ini, operator telepon seluler itu mempertimbangkan langkah bisnis yang komprehensif. 

“Dan diharapkan dapat menjadi langkah strategis yang membawa Indosat Ooredoo Hutchison menjadi perusahaan telekomunikasi digital paling dipilih di Indonesia,” ucap dia.

Head of Corporate Communication Indosat Ooredoo Hutchison Steven Saerang mengatakan karyawan yang terimbas PHK berasal dari berbagai level, mulai staf hingga senior vice president. Ia mengklaim lebih dari 95 persen karyawan menerima tawaran itu, sementara sebagian kecil sisanya masih mempertimbangkan. 

Tak hanya Indosat, startup penjualan aset kripto, Tokocrypto, melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 45 karyawannya. VP Corporate Communications Tokocrypto Rieka Handayani menyatakan hal tersebut terpaksa dilakukan karena ada perubahan strategi bisnis sebagai bentuk adaptasi terhadap kondisi pasar kripto dan ekonomi global.

Rieka menjelaskan, Tokocrypto akan memperkuat kembali bisnis utama sebagai exchange platform serta memisahkan T-Hub dan TokoMall menjadi entitas yang berbeda. Langkah itu diambil berdasarkan analisis dan prediksi yang telah dilakukan oleh manajemen dalam mengantisipasi kondisi pasar kripto dan ekonomi global dalam jangka panjang.

Baca Juga :


Fitriansyah
Editor
Halaman :
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini