Menjajal Bus Gratis SiRatu Susuri Pantai Palabuhanratu Sukabumi, Ini Rutenya

Sabtu 30 Juli 2022, 15:05 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Berkeliling naik bus SiRatu (Pesisir Palabuhanratu) bisa jadi pilihan menikmati keindahan kota dan objek wisata pantai di Teluk Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Bus wisata berwarna ungu yang beroperasi setiap hari Sabtu dan Minggu ini dapat dinikmati secara gratis tanpa dikenakan biaya apa pun.

Bersama sejumlah wisatawan yang didominasi ibu dan anak, sukabumiupdate.com mencoba langsung menikmati sensasi naik Si Ratu ini, Sabtu pagi (30/7/2022).

Bus hibah dari Pemerintah Provinsi Jabar ini beroperasi mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB dan pukul 15.00 WIB - 16.30 WIB.

SiRatu bertolak dari Lapangan Cangehgar, Jalan Ahmad Yani, lalu ke Jalan Cangehgar, menyusuri jalan Siliwangi, jalur pantai Citepus hingga ke pantai Karanghawu, Cisolok.

Adapun untuk rute pulang, yakni melalui jalur Karanghawu - Cimaja - Citepus - Tenjoresmi Cimanggu - Taman Bunga Gunung Sumping - Jalan Sudirman, jalan Jajaway - Lapang Cangehgar.

Selama perjalanan, Wisatawan disuguhkan dengan pemandangan lepas pantai saat melintas di jalan pantai Muara Citepus. Disertai angin sepoi-sepoi menambah kesejukan perjalanan ditengah terik matahari.

Baca Juga :

Geser Pos Retribusi Wisata Ujunggenteng Sukabumi, Dispar: Lebih Dekat ke Pantai

Dengan dipandu guide tour dari Dinas Pariwisata, penumpang juga diberikan wawasan ilmu pengetahuan tentang Geopark Ciletuh hingga menyampaikan keunikan sejumlah landmark di titik-titik tempat yang dilewati.

"Menjelaskan tentang tempat-tempat yang ada di Palabuhanratu hingga Karanghawu Cisolok, sekitar 10 titik ada, berangkat dari Lapang Cangehgar, Jalan Siliwangi sampai ke Karanghawu," ujar Guide SiRatu dari Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Saffanah.

Saffanah mengatakan, kapasitas penumpang SiRatu muat sampai 25 orang. Sesampainya di Karanghawu, wisatawan diberi waktu istirahat 25 menit untuk menikmati keindahan panorama pantai.

"Dikasih waktu istirahat di Karanghawu 25 menit, (Si Ratu) ini minimal 25 orang muat, tapi tempat duduknya buat 15 orang, yang lainnya berdiri. Sekarang masih free, gratis untuk masyarakat," kata guide berusia 17 tahun ini.

Sementara itu, Sri (45 tahun), Wisatawan asal Simpenan yang pertama kali naik SiRatu mengaku senang bisa berkeliling menikmati suasana kota dan pantai Palabuhanratu secara gratis dengan naik bus SiRatu

Di kesempatan berikutnya, Sri menyebut akan mengajak teman-teman dan saudaranya untuk bersama-sama menjajal SiRatu.

“Uhhh menyenangkan, alhamdulillah bisa jalan-jalan Palabuhanratu ya, gratis lagi. Jadi nantimah untuk untuk semua temen-temen, saudara bakal dikasih tahu biar ikut,” ungkapnya.

Sri menilai SiRatu memberikan nilai plus untuk wisatawan yang berkunjung ke Palabuhanratu. “Harapannya ditambah lagi armadanya, jadi bisa lebih banyak muatan, tamu-tamu, bisa berkeliling dengan mudah,” katanya.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkini
Sukabumi16 Juli 2024, 23:12 WIB

Geger Mayat Telanjang di Hutan Situ Gunung Sukabumi, Kondisinya Mengenaskan

Mayat di Situ Gunung Sukabumi tersebut ditemukan dalam kondisi sudah membusuk dengan kepala yang sudah menjadi tengkorak dan terpisah dari badannya.
Penemuan mayat telanjang dengan kondisi mengenaskan di Hutan Situ Gunung Kadudampit Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Nasional16 Juli 2024, 22:30 WIB

Dewan Kehormatan Pecat Ketum PWI Pusat Hendry Ch Bangun, Ini Alasannya

Dewan Kehormatan PWI Pusat resmi memberhentikan penuh Hendry Ch Bangun dari keanggotaannya.
Sosok Ketum PWI pusat Hendry Ch Bangun yang dipecat dewan kehormatan buntut penyalahgunaan kekuasaan. (Sumber Foto : PWI Pusat)
DPRD Kab. Sukabumi16 Juli 2024, 21:43 WIB

4 Pabrik di Sukabumi Gulung Tikar Gegara Krisis Ekonomi Global, Ini Respons DPRD

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Hera Iskandar soal badai PHK dan empat pabrik tutup akibat resesi ekonomi global.
Hera Iskandar, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi | Foto : SU
Sehat16 Juli 2024, 21:15 WIB

KKI Sambut Aturan Baru Label Bahaya BPA, Desak BPOM Lakukan Sosialisasi

Komunitas Konsumen Indonesia (KKI) menyambut baik terbitnya revisi peraturan BPOM tentang label label peringatan bahaya BPA pada galon air minum.
Ilustrasi. BPOM terbitkan aturan baru terkait label peringatan bahaya BPD pada galon air minum bermerek dengan bahan polikarbonat. (Sumber : iStock)
Life16 Juli 2024, 21:00 WIB

7 Ciri Orang yang Memiliki Pengalaman Trauma Masa Kecil, Kamu Salah Satunya?

Memahami dan mengenali ciri-ciri orang yang memiliki pengalaman trauma masa kecil adalah langkah pertama yang penting dalam memberikan dukungan dan intervensi yang diperlukan.
Ilustrasi - Memahami dan mengenali ciri-ciri orang yang memiliki pengalaman trauma masa kecil adalah langkah pertama yang penting dalam memberikan dukungan dan intervensi yang diperlukan. (Sumber : pexels.com/@Min An).
Kecantikan16 Juli 2024, 20:30 WIB

Serum Wajah: Jenis, Manfaat dan Tips Memilih yang Cocok untuk Kulit

Serum wajah adalah tambahan yang efektif untuk rutinitas perawatan kulit, menawarkan manfaat yang spesifik untuk berbagai masalah kulit.
Ilustrasi. Serum untuk Perawatan Kulit Wajah (Sumber : Freepik/@freepik)
Sukabumi16 Juli 2024, 20:29 WIB

Heboh Tabung Sampel Darah dan Jarum Suntik Tercecer di Jalanan Parungkuda Sukabumi

Berikut kesaksian warga terkait penemuan barang diduga limbah medis berupa tabung sampel darah hingga jarum suntik bekas yang tercecer di Parungkuda Sukabumi.
Tabung sampel darah hingga jarum suntik ditemukan tercecer di jalan Kompa-Cipanggulaan, Parungkuda Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi16 Juli 2024, 20:16 WIB

UPTD PU Monitoring 3 Lokasi Pekerjaan Perbaikan Jalan di Jampangkulon Sukabumi

UPTD PU Wilayah Jampangkulon, melakukan monitoring pelaksanaan kegiatan di bawah bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi
UPTD PU Jampangkulon Sukabumi lakukan monitoring pekerjaan perbaikan jalan | Foto : Ragil Gilang
Life16 Juli 2024, 20:00 WIB

6 Kisah Misteri Leuweung Sancang yang Disebut Tempat Menghilangnya Prabu Siliwangi

Leuweung Sancang, sebuah hutan lindung di Garut, Jawa Barat, menyimpan legenda yang erat kaitannya dengan sosok Prabu Siliwangi, raja ternama Kerajaan Padjajaran.
Ilustrasi - Leuweung Sancang, sebuah hutan lindung di Garut, Jawa Barat, menyimpan legenda yang erat kaitannya dengan sosok Prabu Siliwangi, raja ternama Kerajaan Padjajaran.  (Sumber : Pixabay.com/@AlanFrijns/Istimewa)
Sukabumi Memilih16 Juli 2024, 19:54 WIB

Kang Icak Buka Suara Soal Dukungan Golkar Ke Asep Japar di Pilkada Sukabumi

Politisi senior Golkar Jawa Barat, Phinera Wijaya, menyatakan bahwa partai Golkar memastikan akan mendukung kader dalam perhelatan Pilkada Kabupaten 2024.
Phinera Wijaya atau Kang Icak, Anggota Fraksi Golkar DPRD Jawa Barat | Foto : Asep Awaludin