DPD Gerinda Jabar Perjuangkan Koalisi Reuni di Kota Sukabumi

Sabtu 24 Feb 2018, 16:47 WIB
DPD Gerinda Jabar Perjuangkan Koalisi Reuni di Kota Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerinda Jawa Barat, segera merilis daftar kandidat untuk Pilkada Serentak 2018 di tanah Pasundan. Gerinda sedang memperjuangkan koalisi reuni, bersama PAN dan PKS sebagai paket pasangan calon untuk Kota dan Kabupaten di Jawa Barat.

"Kita sedang upayakan ke arah sana. Inline koalisi reuni untuk Pilgub dan Pilkada di Jawa Barat," jelas Mulyadi Ketua DPD Partai Gerinda Jawa Barat, Sabtu (6/1).

Hal ini ditegaskan Mulyadi disela kunjungan ke rumah aspirasi Heri Gunawan di Kelurahan Nyomplong, Kota Sukabumi. Selain agar masyarakat tidak bingung, paket koalisi reuni di Pilkada serentak di Jawa Barat juga menjadi salah satu strategi menghadapi pemilihan presiden di 2019 mendatang. 

"Kita ingin semua calon di Pilkada memang dan bisa berjuang penuh untuk kemenangan di Pileg dan Pilpres," tegasnya. 

BACA JUGA: Ketua DPD Partai Gerindra Jabar Kunjungi Posko Balon Walikota Sukabumi

Mulyadi menambahkan, membangun koalisi reuni di kota dan kabupaten masih memungkinkan karena belum masuk masa pendaftaran.

"Hari ini rencananya seluruh surat keputusan pasangan calon untuk kota dan kabupaten se-Jabar akan dikeluarkan pusat. Besok (Minggu), kita kumpulkan di Bandung dan berikan kepada pasangan calon," lanjut Mulyadi.

DPD Partai Gerinda Jabar menegaskan walaupun PKS sudah mengeluarkan SK untuk Pilkada Kota Sukabumi, masih bisa berubah. 

"Politik itu sangat dinamis, masih bisa berubah karena masa pendaftaran masih dua hari lagi," sambungnya.

BACA JUGA: Relawan Desak DPD Gerindra Coret Andri dari Calon Wali Kota Sukabumi

Mulyadi menambahkan bahwa hingga saat ini nama Dedi R Wijaya masih menjadi figur internal untuk Pilkada Kota Sukabumi. "Untuk figur siapanya juga masih dinamis. Dari internal ada Ketua DPC Dedi R Wijaya," ungkapnya.

Dengan membangun koalisi reuni di Kota Sukabumi, Mulyadi menegaskan bahwa rencana koalisi Gerinda dan Hanura di Kota Sukabumi sulit direalisasikan. "Hingga sekarang koalisi sama Hanura belum ada hitam diatas putihnya," pungkasnya.

Editor :
Berita Terkini