Konsumsi Nasi Warga Kota Sukabumi 80 Kg per Tahun

Jumat 23 Des 2016, 10:51 WIB
Konsumsi Nasi Warga Kota Sukabumi 80 Kg per Tahun

SUKABUMIUPDATE.COM - Warga Kota Sukabumi masih membutuhkan nasi sebagai makanan pokok sehari-hari. Kebutuhan konsumsi nasi warga Kota Mochi ini terbilang masih tinggi. Kisarannya mencapai 80 kilogram per kapita per tahun.

"Cukup tinggi ketergantungan masyarakat terhadap nasi. Lebih kurang satu orang membutuhkan 0,27 gram nasi per hari," sebut Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan Kardina Karsoedi ditemui sukabumupdate.com, seusai rapat koordinasi Dewan Ketahanan Pangan di Op Room Sekretariat Daaerah (Setda) Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, Jumat (23/12).

Pemerintah ingin mengubah pola konsumsi itu. Artinya, masyarakat akan dibiasakan mengonsumsi komoditas pangan lainnya yang berkarbohidrat. Tapi upaya mengubah paradigma itu bukan perkara mudah.

"Tapi kita terus edukasi masyarakat agar bisa mengurangi konsumsi nasi. Caranya dengan diversifikasi pangan," jelasnya.

Diversifikasi pangan itu di antaranya bisa dilakukan dengan mengonsumsi singkong, ubi, maupun umbi-umbian lainnya. Memang, secara produksi, jenis komoditas pangan selain nasi itu di Kota Sukabumi terbilang minim. Tetapi, pasokan dari luar daerah masih bisa mencukupinya.

"Makan selain nasi juga enak kok. Ada singkong, ubi, dan umbi-umbian lainnya," tutur Kardina.

Secara kesehatan pun, lanjut Kardina, mengonsumsi komoditas pangan lain selain nasi sangat baik. Dalihnya, kadar gula terkandung pada komoditas pangan alternatif lainnya relatif rendah. "Kalau nasi kan kandungan gulanya cukup tinggi," terangnya.

Kegiatan rapat koordinasi Dewan Ketahanan Pangan sendiri lebih kepada evaluasi ketersediaan pangan selama 2016. Nantinya, hasil dari rapat koordinasi itu akan dilaporkan ke Presiden dan Gubernur Jawa Barat. "Ini evaluasi yang kedua selama 2016," tandasnya.

Editor :
Berita Terkini