SUKABUMIUPDATE.COM - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sukabumi bersama ulama se-Sukabumi baik kota maupun kabupaten, canangkan giat Khutbah Jumat Stop Narkoba secara serentak.
"Deklarasi Dawah Jumat di Kabupaten Sukabumi sebelumnya telah di-launching. Hampir lima ribu masjid setiap bulan, di minggu ketiga secara serentak dalam khutbah Jumatnya memilih tema Stop Narkoba,†papar Kepala BNN Kabupaten Sukabumi, Yus Danial kepada sukabumiupdate.com, Selasa, (20/12).
Program ini untuk menekan penyalahgunaan narkotika dan obat obatan terlarang, dimana BNN menyebutkan semua wilayah baik Kota maupun Kabupaten Sukabumi, terancam peredaran narkotika, khususnya generasi muda.
“Oleh karena itu, semua komponen masyarakat diajak dan memobilisasi dalam mendukung pemberantasan dan upaya pencegahan terhadap bahaya narkoba,†ungkap Yus Danial.
Dengan adanya Gerakan khutbah Jumat Stop Narkoba dan peran aktif ulama melalui MUI (Majelis Ulama Indonesia), BNN berharap serangan narkoba dapat ditangkal. Program ini disambut baik ulama di Kota Sukabumi.
Ketua MUI Kota Sukabumi, KH Dedi Ismatullah menyatakan, narkotika sama dengan paham anti agama harus diperingati secara masif. “Narkotika dan ideologi komunis sama bahayanya, karena merusak masa depan bangsa. Dalam rangka mengawal negara ini, maka yang harus ditegaskan kembali adalah Pancasila dan UUD 1945,†katanya.