SUKABUMIUPDATE.COM - Jalan raya Pembangunan di Kampung Selakaso, di Kecamatan Cibereum, Kota Sukabumi, menjadi momok menakutkan bagi pengemudi angkutan barang dengan tonase berat. Hari ini, Senin (19/12) dua truk besar terjebak dalam lubang cukup dalam, hingga menyebabkan arus lalu lintas tersendat selama kurang lebih tujuh jam.
Dua truk nahas, amblas di sekitar Kampung Selakaso RT 03/03, Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibereum, Kota Sukabumi, saat melintasi jalan yang aspalnya sudah terkelupas itu. Ban belakang truk muatan air minum dalam kemasan (AMDK) merek Club dan truk bermuatan barang, terperosok ke lubang besar.
Kedua truk ini tak mampu bergerak, bahkan harus ditunjang kayu agar tidak terguling. Kondisi ini membuat kemacetan panjang dari arah Baros, maupun Sukaraja.
Sampai menjelang sore, truk isi air minum itu terperosok dalam lubang. Truk bernopol W 9810 UE itu, datang dari arah Baros menuju Sukaraja. Hal sama terjadi dengan truk bernopol BE 9390 NG di belakangnya, juga ikut terperosok ke dalam lubang jalan yang dalam.
Tepat di belakangnya, truk bermuatan barang juga terperosok.
"Sudah sekitar tujuh jam dua truk itu terjebak disini, mungkin karena terlalu berat. Kalau dipaksakan khawatir terguling, soalnya sudah miring," ujar salah seorang warga di sekitar lokasi kejadian, Handi Irawan (28), kepada sukabumiupdate.com, Senin (19/12).
Handi menambahkan, kondisi jalan memang mengerikan bagi truk muatan berat yang melintas. "Beberapa hari sebelumnya lima mobil truk terjebak di lokasi yang sama, terus ada empat truk, hari ini ada dua. Jadi total sudah 11 truk amblas di jalan ini,†ungkapnya.
Ditambahkan Handi, kondisi tanah di kawasan tersebut, dulunya bekas areal pesawahan, sehingga konturnya mudah bergerak. “Sudah harus dibeton, percuma diaspal juga kalau hujan amblas lagi,†pungkasnya.
Untuk mengatur lalu lintas, diterjunkan sejumlah anggota dari Kepolisian Sektor (Polsek) Cibereum, dibantu warga sekitar. Arus lalu lintas harus buka tutup, karena badan jalan terhalang truk amblas, sehingga tidak bisa bergerak.
Proses evakuasi truk, harus menunggu truk lainnya, untuk evakuasi barang bawaan. “Kalau dipaksa ditarik, takutnya malah terguling. Bisa tambah parah macetnya,†pungkasnya.