SUKABUMIUPDATE.COM - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi Ferry Gustaman, menyesalkan sikap seorang perempuan yang terekam kamera closed-circuit television (CCTV) mengambil dompetnya yang tertinggal di ruang Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Jabar Banten (BJB) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Cisaat, di Jalan Raya Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.
Perempuan yang belum diketahui identitasnya tersebut, terekam kamera CCTV mengambil dompetnya yang tertinggal di ruang ATM tersebut. Namun sayangnya, perempuan tersebut bukannya memberitahukan penemuan dompet tersebut kepada petugas sekuriti bank, tatapi malah membawanya pulang.
Karena dianggap tidak memiliki itikad baik untuk mengembalikan dompetnya, mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sukabumi ini, akhirnya mempublikasikan rekaman CCTV tersebut di akun pribadi media sosial facebook.
"Hilangnya Kamis kemarin pagi, sekitar jam sembilan. Waktu itu saya mau ke Bogor, lalu mampir dulu ke ATM BJB Cisaat. Saya baru sadar dompet saya hilang, setelah sampai di Bogor. Sempat bingung dompet saya terjatuh atau ketinggalan di mana. Setelah diingat-ingat, saya yakin dompet ketinggalan di ruang ATM BJB Cabang Cisaat," kata Ferry saat dikonfirmasi sukabumiupdate.com, Senin (24/10).
Dugaan dompetnya tertinggal di ATM BJB KCP Cisaat, ternyata memang benar. Keyakinan itu setelah Ferry meminta rekaman kamera CCTV ke pihak BJB Cisaat, salam rekaman CCTV itu, terlihat seorang perempuan bersama seorang anak masuk ke ruang ATM untuk mengambil uang via ATM. Meski kurang jelas, namun ia yakin perempuan itu yang menemukan dompetnya.
"Dalam dompet ada STNK, SIM A dan C, KTP, ATM BRI, Kartu BPJS, dan uang 400 ribu rupiah. Saya meminta dengan sangat agar perempuan itu segera mengembalikan dompet saya. Karena ada STNK mobil dinas KPU nya juga," pinta Ferry.
