SUKABUMIUPDATE.COM - Badan Amil Zakat ( Baznas ) Kota Sukabumi menyikapi Informasi yang di dapat melalui media sosial, seperti salah satunya dari Padepokan Yatim Pancaroba, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, yang menyatakan kekecewaannya kepada pihak Baznas.
Ditemui di Kantor Baznas Kota Sukabumi, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Kota Sukabumi Djazuli mengatakan, postingan yang tersebar di akun facebook Ayi Suryadi merupakan salah satu bentuk pencemaran nama baik Baznas.
"Saya rasa adanya kabar berita berupa postingan itu, memang sudah mencemarkan nama baik, dan belum tentu yang diposting itu benar," katanya.
Diakui Baznas, sebelumnya pihak Baznas memberikan undangan ke Padepokan Yatim Pancaroba sesuai dengan aturan dan program untuk membawa lima orang anak yatim dari masing-masing yayasan disertai form untuk mengisi data anak yatim.
"Namun karena Padepokan Yatim Pancaroba tidak menyerahkan data. Harusnya sehari sebelumnya pihak padepokan menyerahkan data anak yatimnya terlebih dulu, sesudah itu data yang masuk akan kita rekap, karena kita harus sesuai prosedur," tambahnya.
Sebelumnya, Kalimat postingannya cukup miris, undangan di Masjid Agung ternyata hanya menyakiti anak-anak yatim Padepokan Yatim Pancaroba, anak anak sudah izin sekolah untuk menghadiri undangan dari Baznas, tapi tidak mendapat santunan.
Seperti diberitakan sebelumnya, sukabumiupdate.com yang mendatangi Padepokan Yatim Pancaroba di pinggiran rel kereta api kawasan Cijangkar, Kota Sukabumi, mendapatkan penjelasan dari Kepala Padepokan Yatim Pancaroba Ayi Suryadi, bahwa tanggal 7 Oktober lalu mereka menerima surat undangan untuk hadir dalam acara santuan anak yatim dari Baznas Kota Sukabumi. Namun menurut Ayi, kelima anak yatim asuhannya tidak mendapatkan santunan apapun.
Baca juga https://sukabumiupdate.com/berita-ketika-baznas-kota-sukabumi-menyakiti-hati-anak-yatim.html
