SUKABUMIUPDATE.COM - Lagi-lagi, dunia maya Sukabumi dibuat heboh oleh postingan member-nya. Kali ini yang membuat heboh adalah postingan yang berisi kekecewaan anak-anak yatim piatu asuhan Padepokan Yatim Pancaroba (PYP), yang tidak kebagian santuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Sukabumi, Senin (10/10).
Kalimat postingannya cukup miris, undangan di Masjid Agung ternyata hanya menyakiti anak-anak yatim Padepokan Yatim Pancaroba, anak anak sudah izin sekolah untuk menghadiri undangan dari Baznas, tapi tidak mendapat santunan.
sukabumiupdate.com mendatangi PYP yang berada di pinggir rel kereta api kawasan Cijangkar, Kota Sukabumi untuk mencari tahu kebenaran kabar tersebut. Kepala PYP Ayi Suryadi menceritakan bahwa tanggal 7 Oktober lalu mereka menerima surat undangan untuk hadir dalam acara santuan anak yatim dari Baznas Kota Sukabumi.
“Sebagai panti anak yatim kami dapat undangan dari Baznas Kota Sukabumi. Disebutkan hanya 5 anak yatim yang datang sebagai perwakilan," ujar Ayi kepada sukabumiupdate.com, Senin (10/10).
Namun saat Ayi membawa anak yatim ke acara tersebut, tidak satu orang pun dari mereka yang mendapatkan santunan. “Harusnya momentum seperti itu, walaupun gak ada dalam daftar, ya kasih aja. Melihat anak-anak yang lain dapat masa ini enggak dapet, mereka nangis,†lanjut Ayi.
Ayi menegaskan bahwa ia mendukung program tersebut, namun jadi kecewa saat melihat anak asuhnya nangis karena tidak mendapatkan santuan. “Saya juga petugas pemungut uang Zakat di masyarakat loh. Panitia harusnya profesional, lihat dimana ada anak yatim pada momentumnya raih saja. Jangan dibiarkan mereka menangis dan merasah tersisih,†pungkasnya.
Postingan Ayi di media sosial Facebook ini mendapat banyak respon dari netizen. Rata-rata netizen menyayangkan kejadian tersebut, membuat sedih anak yatim yang sebenarnya berhak mendapatkan perhatian dari semua orang, khususnya lembaga sosial dan keagamaan seperti Baznas.
