103 Siswa SD Belajar di Tenda Darurat

Sabtu 24 Feb 2018, 16:47 WIB
103 Siswa SD Belajar di Tenda Darurat

SUKABUMIUPDATE.COM - Sebanyak 103 siswa Sekolah Dasar Negri (SDN) Babakan Mindi yang menjadi korban bencana pergerakan tanah di Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, siswa rela belajar di tenda-tenda darurat tidak jauh dari tempat mereka mengungsi. Pasalnya sekolah yang biasa digunakan untuk belajar sudah bisa ditempatinya lagi.

Kondisi ini menyusul paska diperpanjangnya status tanggap darurat pergerakan tanah yang menimpa ratusan rumah di Desa Nagrakjaya dan Cimenteng, Kecamatan Curugkembar.

Meski serba darurat, sejumlah siswa sangat antusias mengikuti proses kegiatan belajar. Salah satu siswa, Sizkia mengaku, meski dalam keadaan darurat, namun dia dan teman-temannya tetap bersemangat untuk mengikuti kegiatan belajar.

”Kita tetap semangat saja, yang saya di khawatirkan itu jika turun hujan, karena khawatir pergerakan tanah terus meluas."

Disela-sela pembelajaran tampak sejumlah sukarelawan PMI Kabupaten Sukabumi memberikan materi pembelajaran kesiapsiagaan bencana melalui penyampaian sosialisasi dan media kit,

"Kondisi ini sangat memberikan pembelajaran kepada siswa akan pengetahuan bencana sejak dini, penyadaran akan potensi resiko bencana dan kesadaran zona bahaya di daerahnya harus menjadi pengetahuan untuk para siswa sejak dini," ungkap Ayi Abdullah, Ketua PMI Kabupaten sukabumi.

Bencana pergerakan yang terjadi sangat mengkhawatirkan. Setiap harinya terus terjadi dan merusak ratusan rumah. Data terbaru BPBD (Selasa, 3/8) menyebutkan 173 rusak berat, 99 rusak sedang, 56 rusak tingan, dan 88 terancam. Data BPBD juga menyebut sekitar 272 kepala keluarga mengungsi, dan terdampak 416 kk atau setara 1.207 jiwa. (*)

 

Editor :
Berita Terkini