SAAT CEPAT: Langkah Inisiatif Dinkes Kota Sukabumi Dekatkan Layanan Kesehatan kepada Warga
CKG menjadi cikal bakal SAAT CEPAT untuk memperkuat sumber daya manusia.
CKG menjadi cikal bakal SAAT CEPAT untuk memperkuat sumber daya manusia.
Kanal pengaduan Aplikasi SUPER telah dihentikan layanannya.
Revitalisasi dilakukan dengan pengerukan sedimentasi yang sebagai penyebab utama penyempitan dan pendangkalan sungai.
Wali Kota Sukabumi mengimbau orang tua mengawasi aktivitas digital anak.
Imbauan ini berlaku untuk seluruh sekolah di bawah Disdikbud, termasuk swasta.
Wali Kota menyatakan semua yang berusaha di Kota Sukabumi harus memiliki izin.
Novian meminta masyarakat tidak terpengaruh oleh kabar hoaks.
Aktivitas PKL dan penyewaan permainan anak semakin tidak terkendali.
Tujuh pejabat Dinkes Kota Sukabumi mengikuti program Nyaah ka Indung.
Tagline ini disambut baik oleh Ketua DPRD Kota Sukabumi.
Dilakukan pula optimalisasi pengelolaan badan usaha milik daerah.
Danny Ramdhani menilai pernyataan Ayep Zaki tidak berdasar.
Terdapat 443 orang yang mendapatkan pelayan kesehatan.
DPUTR Kota Sukabumi menerima enam aduan.
Berdasarkan jenis penyakit, hipertensi mendominasi dengan 49 orang.
Aduan paling banyak disampaikan untuk DPUTR.
Lapang yang terletak di pusat Kota Sukabumi ini menjadi pilihan masyarakat.
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengintruksikan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Sukabumi tidak menggunakan mobil dinas untuk mudik Lebaran 2025
Dinkes menyiapkan tenaga medis yang siap menangani kondisi darurat.
emkot Sukabumi resmi meluncurkan program Restoe Boemi, sebuah inisiatif program dalam menata lingkungan di Kota Sukabumi, khususnya dalam menangani sampah