Cerita Warga Nagrak Sukabumi Hidup di Dekat Tower BTS: Elektronik Rusak-Keselamatan Terancam
Berikut pemicu Warga Kampung Sinagar Nagrak Sukabumi tolak perpanjangan izin operasional Tower BTS.
Berikut pemicu Warga Kampung Sinagar Nagrak Sukabumi tolak perpanjangan izin operasional Tower BTS.
Warga Kampung Sinagar Nagrak Sukabumi pasang spanduk tolak perpanjangan izin operasional Tower BTS milik PT STP, ini alasannya.
Dapat bantuan sambungan listrik gratis, Ai mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada PLN UP3 Sukabumi dan ULP Cibadak.
Ditemukan tewas tanpa busana di Selokan Cibadak Sukabumi, Ukar ternyata miliki riwayat gangguan jiwa.
Keluarga korban menceritakan bahwa Ukar Pria Lansia asal Nagrak Sukabumi sempat hilang sepekan sebelum ditemukan jadi mayat di selokan Cibadak.
Aidah (45 tahun) janda pemilik rumah yang ambruk di Nagrak Sukabumi sempat kaget didatangi pihak kepolisian, ternyata mendapat bantuan sembako.
Puluhan tahun dihuni, rumah panggung milik seorang janda di Nagrak Sukabumi ambruk rata dengan tanah.
Jaenudin memaparkan Perda Pesantren merupakan turunan dari Undang-undang (UU) Nomor 18 Tahun 2019 yang juga merupakan bentuk pengakuan dan apresiasi negara kepada pesantren.
FPHI Korda Sukabumi memberikan donasi sebesar Rp12 juta kepada Apipudin pensiunan guru honorer SD di Nagrak Sukabumi.
Seorang pria paruh baya pedagang tahu keliling menangis histeris usai diduga jadi korban hipnotis di Nagrak Sukabumi.
BKSDA Jawa Barat ungkap dugaan asal monyet ekor panjang yang berkeliaran di pemukiman Kampung Kubang Nagrak Sukabumi.
Sudah tiga pekan, kawanan monyet liar masih berkeliaran di pemukiman warga Kampung Kubang Nagrak Sukabumi.
Kawanan monyet liar memasuki permukiman warga Kampung Kubang RT 03/RW05, Desa Cisarua, Nagrak Sukabumi, Minggu (19/5/2024).
Berikut kronologi dan dugaan pemicu terjadinya kebakaran angkot di Nagrak Sukabumi.
Berikut rincian wilayah yang terdampak gempa laut Garut M6,2 di Kabupaten Sukabumi.
Berikut kronologi kebakaran rumah di Nagrak Sukabumi. Peristiwa terjadi setelah petir menyambar rumah tersebut.
Dua rumah warga yang salah satu penghuninya merupakan lansia di Nagrak Sukabumi alami kerusakan usai terdampak longsor saat hujan deras.
Peristiwa rumah warga Nagrak Sukabumi jebol akibat terkena luapan drainase ini terjadi pada Senin 22 April 2024 malam.
Lima remaja Sukabumi yang mengatasnamakan geng motor Neverdie membubarkan diri di hadapan Polisi.
Gagal bobol ATM di minimarket usai kepergok, kini kawanan maling di Nagrak Sukabumi tersebut diburu Polisi.