Berpusat di Laut Kedalaman 25 Km, Gempa M4,2 Terasa di Pangandaran
Gempa M4,2 guncang Pangandaran Jabar pada Rabu (26/8/2026) malam. Berpusat di laut kedalaman 25 km, BMKG sebut akibat sesar aktif.
Gempa M4,2 guncang Pangandaran Jabar pada Rabu (26/8/2026) malam. Berpusat di laut kedalaman 25 km, BMKG sebut akibat sesar aktif.
Pangandaran diguncang gempa Magnitudo 3,1 pada Minggu (1/3/2026). BMKG sebut gempa dipicu aktivitas subduksi lempeng dan tidak berpotensi merusak. Simak detailnya!
Gempa magnitudo 4,4 mengguncang Pangandaran pada Sabtu (21/6/2025) siang. Getarannya dirasakan hingga Garut dan Ciamis. BMKG sebut gempa ini termasuk kategori dangkal dan disebabkan oleh aktivitas sesar aktif di bawah laut
Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini memiliki parameter update dengan magnitudo 5,0.
Gempa ini memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust).
BMKG melaporkan gempa tektonik mengguncang Pangandaran, Jawa Barat pada Senin, (28/10/2024) pukul 20:29:22 WIB.
BMKG melaporkan gempa tektonik mengguncang wilayah Pangandaran Selasa (22/10/2024) malam. Getarannya terasa sampai Sukabumi.
Hasil analisis BMKG menunjukkan Gempa M5,0 Pangandaran Jawa Barat pada Minggu (31/12/2023) sekira pukul 11.52 WIB tidak berpotensi tsunami.
Gempa M5.3 Pangandaran terjadi sekira pukul 05.43 WIB. Menurut Informasi BMKG, Getaran Terasa di Cilacap, Palabuhanratu, Cianjur, Sukabumi hingga Bogor dengan Skala MMI yang berbeda.
Gempa M5.0 di Pangandaran yang terjadi pada Senin (17/4/2023), guncangannya terasa hingga Sukabumi.
Sejauh ini tak dilaporkan adanya kerusakan infrastruktur maupun rumah warga Pangandaran ketika gempa.
Gempa Pangandaran M4.9 pagi ini getarannya terasa hingga Sukabumi dan beberapa daerah lain di Jawa Barat
Dalam rilisnya, Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hartanto, gempa tergolong dangkal dari kedalaman 38 kilometer.