500 Pelaku UMKM di Kota Sukabumi Dilatih Pemasaran Digital Sepanjang 2023
Upaya ini dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan vokasi berbasis ekonomi digital.
Upaya ini dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan vokasi berbasis ekonomi digital.
Fahmi menjelaskan kegiatan ini diharapkan meningkatkan kemampuan dan kompetensi para pelaku UMKM.
Alat ukur yang digunakan para pedagang harus memenuhi tiga indikator layak uji yaitu dalam keadaan bersih, tidak rusak, dan siap diuji.
Kegiatan ini mendidik pelaku UMKM agar naik kelas dengan memaksimalkan smartphone sebagai alat produksi khususnya pemasaran digital.
Informasi harga ini diunggah Diskumindag Kota Sukabumi di Instagram.
Fahmi menyampaikan kegiatan ini bertujuan membuat UMKM lebih profesional terutama dari sisi pengelolaan keuangan.
Informasi harga-harga tersebut diunggah Diskumindag Kota Sukabumi.
Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menerangkan saat ini pemasaran produk sifatnya tidak lagi door to door, namun beralih digital.
Fahmi menuturkan saat ini ada 62 juta pelaku UMKM Indonesia dan di Kota Sukabumi naik lima kali lipat jumlahnya akibat dampak pandemi Covid-19.
Dengan program ini pelaku UMKM di Kota Sukabumi bisa melakukan akselerasi.
Program bernama Sukabumi Go Digital (SDG) Pendidikan dan Pelatihan Vokasi Berbasis Ekonomi Digital ini mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Pendaftaran pelatihan Sukabumi Kece Kota Sukabumi masih dibuka.
Kepala Diskumindag, Agus Wawan Gunawan, dalam menyampaikan tahun ini pelatihan Sukabumi Kece akan dilaksanakan selama tiga bulan, dimulai dari Mei 2023.
Kepala Diskumindag Kota Sukabumi mengatakan melalui pelatihan ini UMKM diharapkan bisa membuat terobosan baru untuk meningkatkan taraf perekonomiannya.
Rangkaian pertama kegiatan ini dilaksanakan di kantor Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, pada 8 Maret 2023.
Informasi harga-harga tersebut diunggah Diskumindag Kota Sukabumi di Instagram.
Agus menerangkan secara umum masyarakat membutuhkan berbagai kegiatan pelatihan di bidang kewirausahaan seperti pengembangan UMKM.
Di Kota Sukabumi, produksi sampah mencapai 167 ton per hari.
Informasi harga-harga tersebut diunggah Diskumindag Kota Sukabumi di akun media sosial Instagram.
Informasi harga-harga tersebut diunggah Diskumindag Kota Sukabumi di akun Instagram resmi dinas.