Dinkes Kota Sukabumi Gelar Pertemuan Pembinaan Teknis Mutu dan Akreditasi Laboratorium
Acara ini menghadirkan narasumber dari Kemenkes.
Acara ini menghadirkan narasumber dari Kemenkes.
Dinkes Kota Sukabumi yang dipimpin Lulis mengunjungi Klinik Lapas Warudoyong.
Lulis mengapresiasi kesiapan dan kelengkapan fasilitas di Klinik Lapas Warudoyong.
Tingginya jumlah layanan menandakan masyarakat telah merasakan manfaatnya.
Kebijakan KRIS-JKN merupakan amanat UU Nomor 40 Tahun 2004.
Pencabutan kuasa ini dikonfirmasi oleh mantan pengacara keluarga korban, Muhammad Ikram Ardiansyah Tumiwang. Dia menyatakan bahwa keluarga korban telah secara resmi mencabut kuasa pada Jumat, 21 Juni 2024.
Wita membantah bidan atau dokter yang melakukan imunisasi masih masa training.
Kasus meninggalnya Muhammad Kenzie Arifin, bayi tiga bulan asal Sukabumi, yang diduga meninggal dunia sesaat setelah menjalani imunisasi, terus berlanjut.
Dinas Kesehatan Kota Sukabumi memberikan tanggapan terkait kasus meninggalnya seorang bayi laki-laki berusia tiga bulan, Muhammad Kenzie Arifin, yang diduga akibat imunisasi yang diterimanya.
Kegiatan ini untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam penerapan KRIS.
Laporan kasus DBD ini diterima Dinkes Kota Sukabumi dari rumah sakit.
Denna menyebut fogging dilakukan setelah Dinkes menerima laporan dari rumah sakit.
Kegiatan ini mendorong laboratorium kesehatan menerapkan standar akreditasi.
Reni mengatakan beberapa upaya pencegahan DBD dilakukan di Kota Sukabumi.
Periode triwulan pertama 2024, sebanyak 132 pasien berasal dari usia 5-14 tahun.
Reni mengungkapkan 41 petugas terbagi di setiap pos sebanyak empat orang.
Sasaran kegiatan ini adalah para sopir, kernet, dan penumpang bus.
Setiap pelayanan kesehatan sudah dilengkapi berbagai fasilitas lengkap.
Hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Reni Rosyida Muthmainnah.
Dinkes menunjukkan komitmennya membangun masa depan kesehatan Jawa Barat.