Dandim 0607 Sukabumi Ungkap Motif di Balik Video Viral Soal Senjata dan Makar
Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Dedy Ariyanto mengatakan tujuan pembuatan video ini tanpa ada maksud tertentu, melainkan hanya iseng.
Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Dedy Ariyanto mengatakan tujuan pembuatan video ini tanpa ada maksud tertentu, melainkan hanya iseng.
Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika mengungkap dua tema hoaks yang beredar di masyarakat pasca gempa cianjur.
Daryono menampilkan grafik aktivitas gempa susulan Cianjur-Sukabumi dengan periode enam jam.
Selain pendataan, BPBD Kabupaten Sukabumi juga kini gencar melakukan langkah edukasi kepada warga agar tak mudah percaya berita hoaks soal gempa bumi.
Daryono menampilkan daftar 14 gempa bumi merusak di Sukabumi dan Cianjur sejak 1844 hingga terbaru kemarin, Senin, 21 November 2022.
Pada Senin malam RSUD R Syamsudin SH (RS Bunut) Kota Sukabumi menerima puluhan pasien korban gempa bumi dari Cianjur.
Koordinator Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono di akun Instagram pribadinya menyatakan ada 114 gempa susulan.
Saat gempa terjadi, para santri sedang berada di asrama lantai 2 dan 3 sehingga mereka panik lalu nekat lompat ke bawah.
Pusdalops BNPB mencatat ada 78 orang luka-luka dan 3.895 jiwa mengungsi yang tersebar di beberapa titik pengungsian.
Sesar Cimandiri merupakan satu dari enam struktur regional yang masih aktif di Jawa Barat.
Data sementara BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) mencatat ada 14 warga Cianjur meninggal dunia, banyak bangunan roboh di Cianjur, Sukabumi dan Bogor.
Hingga Senin pukul 15.00 WIB, ada 52 rumah di sejumlah kecamatan di Kabupaten Sukabumi yang dilaporkan rusak akibat gempa bumi magnitudo 5.6.
Kerusakan ini direkam dan dibagikan oleh pemilik akun facebook Hendra Supriatman pada pukul 13.58 WIB atau puluhan menit setelah gempa mengguncang kuat Sukabumi dan Cianjur
Hingga berita ini ditayangkan, kerusakan akibat gempa bumi dilaporkan terjadi di sejumlah titik di Sukabumi maupun Cianjur.
Hingga pukul 13:45:56 WIB, tercatat sudah 3 kali gempa susulan dari gempa utama yang dikabarkan merusakan banyak bangunan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.