Disapu Angin Kencang, Rumah di Gegerbitung Sukabumi Ambruk Rata dengan Tanah
Rumah panggung ambruk disapu angin kencang di Gegerbitung Sukabumi. Penghuni mengungsi.
Rumah panggung ambruk disapu angin kencang di Gegerbitung Sukabumi. Penghuni mengungsi.
Gedung Majelis Taklim Al-Munawaroh ambruk usai diterjang hujan dan angin kencang pada Kamis dinihari (11/01/2024).
Puting Beliung terjang Sukabumi Utara Sabtu (9/11/2023) sore. Akibatnya sejumlah rumah alami kerusakan akibat pohon tumbang dan atap rumah beterbangan.
Sekeluarga di Purabaya Sukabumi diungsikan akibat rumah panggung mereka rawan ambruk. Sebelumnya bagian belakang rumah mereka juga roboh akibat diterpa hujan deras dan angin kencang.
Ketegangan menyelimuti Ajun ketika melihat pusaran angin puting beliung menghancurkan atap rumahnya.
Rumah yang dihuni satu keluarga dengan dua jiwa ini kondisinya sudah lapuk.
Dua rumah warga di Nagrak rusak akibat tertimpa pohon yang tersapu angin kencang saat hujan deras melanda wilayah utara Sukabumi tersebut.
Angin kencang akibat cuaca ekstrem melanda Kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi. Puluhan unit rumah rusak diterjang bencana hidrometeorologi tersebut.
BPBD Kabupaten Sukabumi mencatat tujuh rumah warga di Parungkuda rusak usai diterjang hujan deras dan angin kencang pada Jumat (6/10/2023) sore.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam ambruknya ruangan kelas SMK di Cisolok Sukabumi tersebut, hanya saja kondisi bangunan mengalami rusak berat.
Atap kanopi ruko seberang Pasar Parungkuda Sukabumi tersebut terbang setelah diterpa hujan deras disertai angin kencang pada Rabu (22/03/2023) sore.
Satu unit rumah warga di Kampung Tenjolaya RT 06/05, Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, ambruk diterjang angin kencang.
Dinding rumah warga di Kampung Pojok RT 03/15, Kelurahan/Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi ini jebol akibat hujan angin.
Saat ini pohon tumbang di Ciemas, Kabupaten Sukabumi, ini sudah dievakuasi.
Tak ada korban dalam ambruknya rumah di Cicurug, Kabupaten Sukabumi, tersebut.
BPBD Kabupaten Sukabumi mencatat 3 rumah ambruk yang terdampak cuaca ekstrem ini yaitu milik warga di Kecamatan Gunungguruh, Kecamatan Ciambar, dan Kecamatan Nagrak.
Angin kencang menyebabkan satu unit rumah berpenghuni 1 KK 3 jiwa tertimpa pohon ki sireum setinggi 12 meter hingga rusak berat di Cisolok Sukabumi.
BMKG memantan Siklon Tropis Freddy di Samudera Hindia yang menimbulkan dampak tidak langsung pada cuaca di sebagian wilayah di Indonesia.
Siklon tropis Freddy terpantau bergerak di Selatan Indonesia dan bisa pengaruhi cuaca secara tidak langsung seperti hujan lebat, angin kencang dan gelombang tinggi.
Prakiraan cuaca Sukabumi hari ini ada potensi hujan hingga malam hari, serta waspada angin kencang dengan kecepatan mencapai 25 knot.